TPUA Dibekukan Sementara: Penjelasan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis di Tengah Polemik Ijazah dan Dinamika Internal

Fatahillah313, Jakarta - Menjelang bulan suci Ramadan, dinamika organisasi Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) menjadi sorotan. 
Pernyataan resmi yang disampaikan oleh Eggi Sudjana bersama Damai Hari Lubis mengungkap bahwa pembekuan kepengurusan TPUA bukanlah pemecatan, melainkan penarikan mandat sementara oleh pendiri dan pembina, Habib Rizieq Shihab.

Artikel ini merangkum kronologi, konteks organisasi, hingga posisi hukum yang disampaikan kedua tokoh tersebut secara sistematis dan menyeluruh.


Menjelang Ramadan: Nada Rekonsiliasi di Awal Pernyataan

Eggi Sudjana membuka pernyataannya dengan pesan spiritual menjelang Ramadan: 
Ajakan untuk saling memaafkan dan menjaga persatuan. 
Nuansa ini menjadi pembuka penting sebelum masuk ke pokok persoalan organisasi.

Menurutnya, polemik yang berkembang di publik perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesan keliru, khususnya anggapan bahwa dirinya dan pengurus lain “dipecat” dari TPUA.


Kronologi: Pertemuan di Petamburan dan Keputusan Pembina

Eggi menjelaskan bahwa pada 15 Februari 2025, ia bersama Damai Hari Lubis dipanggil oleh Habib Rizieq ke Petamburan. 
Pertemuan berlangsung dari sebelum hingga sesudah waktu Magrib.

Dua isu utama dibahas:
    • Kemelut internal di tubuh TPUA
    • Keputusan pembina untuk menarik mandat kepengurusan TPUA sementara waktu
Istilah yang digunakan adalah penarikan mandat, bukan pemberhentian permanen. 
Eggi menegaskan bahwa pihaknya menerima keputusan tersebut sebagai bagian dari dinamika organisasi.
Posisi Organisasi: 
Pembekuan Tanpa Batas Waktu

Damai Hari Lubis menegaskan bahwa:
    • TPUA dibekukan sementara
    • Tidak ada batas waktu yang ditentukan
    • Keputusan diambil karena adanya pihak internal yang dinilai tidak dapat lagi dibina
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Habib Rizieq atas arahan dan kesempatan bagi para aktivis untuk tetap berjuang melalui jalur lain.

BACA JUGA:
Habib Rizieq Bekukan Aktivitas TPUA Sementara


Arah Baru Perjuangan: Aliansi Pengacara Islam (API) dan KORLABI

Pasca pembekuan, Eggi diberikan pilihan untuk melanjutkan aktivitas advokasi melalui:
    • Aliansi Pengacara Islam (API)
    • Komando Pelaporan Bela Islam (KORLABI)
Damai Hari Lubis saat ini memimpin jalur pelaporan tersebut, yang fokus pada advokasi hukum terkait isu-isu yang dinilai menyangkut kepentingan umat.


Video Pernyataan Resmi 

“Pernyataan lengkap Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis terkait pembekuan sementara TPUA dan arah perjuangan selanjutnya menjelang Ramadan.”


Polemik Hukum: Kasus Ijazah dan Nama yang Disebut

Dalam pernyataannya, Eggi menegaskan bahwa:
    • Pelaporan terhadap pihak-pihak tertentu terkait polemik ijazah adalah inisiatif pribadi
    • Habib Rizieq tidak ikut campur dalam perkara tersebut
    • Sengketa yang berjalan merupakan persoalan hukum antar pihak, bukan agenda organisasi TPUA
Ia juga menyoroti narasi yang dianggap mencemarkan nama baik atau mengandung tuduhan tanpa dasar, serta menegaskan bahwa setiap pernyataan di ruang publik harus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.


Perspektif Hukum yang Ditekankan

Eggi menekankan tiga tujuan utama hukum:
    • Kepastian hukum
    • Kemanfaatan
    • Keadilan
Menurutnya, polemik yang berkembang bukan sekadar soal ijazah, tetapi berkaitan dengan isu konstitusional dan tata kelola hukum.


Dinamika Gerakan: Antara Organisasi dan Perjuangan Individu

Salah satu poin penting dari klarifikasi ini adalah pemisahan antara:
    • Keputusan organisasi (TPUA dibekukan)
    • Langkah hukum individu (tetap berjalan)
Dengan demikian, aktivitas advokasi yang dilakukan Eggi dan Damai tidak lagi membawa nama TPUA secara struktural.


Konsolidasi di Tengah Momentum Spiritual

Menjelang Ramadan, pernyataan ini ditutup dengan pesan rekonsiliasi. 
Eggi menegaskan bahwa perbedaan pandangan, termasuk tudingan terhadap dirinya, dipandang sebagai bagian dari dinamika yang perlu disikapi dengan kedewasaan dan saling memaafkan.

Momentum Ramadan, menurutnya, menjadi waktu yang tepat untuk meredakan konflik sekaligus menata kembali arah perjuangan.


(as)
#TPUA #EggiSudjana #DamaiHariLubis #HabibRizieq #PolemikIjazah #IsuHukum #BeritaNasional #Ramadan2025 #DinamikaOrganisasi #AdvokasiHukuma