RESTO HALAL BAROKAH: Chinese Food Halal yang Menyatukan Rasa, Iman, dan Keberagaman


Fatahillah313, Jakarta - Pukul menunjukkan jam 09.00 pagi. Mall bahkan belum resmi dibuka. 
Lampu-lampu lorong masih redup, eskalator belum bergerak, suasana lengang nyaris tanpa jejak pengunjung. 
Namun di salah satu sudut pusat perbelanjaan itu, ada pemandangan yang menghentikan langkah.

Di dalam sebuah restoran Chinese food, para karyawannya duduk rapi, khusyuk mengaji.

Bukan setting sinetron, bukan gimmick promosi. 
Ini nyata. Sunyi mall pagi hari justru diisi lantunan ayat suci Al-Qur’an. 
Sebuah ironi yang menyejukkan, di tengah hiruk pikuk konsumsi modern, spiritualitas hadir diam-diam, tanpa teriak.
Ini baru pertama kali saya lihat,
begitu kesan spontan yang muncul.
Sebuah restoran Chinese food halal, di tengah mall, memulai hari dengan ngaji bersama.


Ayat Al-Qur’an Besar di Tengah Mall: Simbol yang Tak Biasa

Sebelum masuk, mata langsung tertuju pada satu hal yang tidak lazim:
Sebuah ayat Al-Qur’an berukuran besar terpampang jelas di area restoran.
Masyaallah.
Di ruang yang identik dengan diskon, etalase, dan transaksi, ayat suci itu berdiri tenang, seolah mengingatkan bahwa rezeki, bisnis, dan iman tak harus dipisahkan.

Namun ada satu hal yang juga terasa menyesakkan:
Restoran sebesar ini… kosong.
Sepi.
Tak ada antrean.
Tak ada riuh sendok dan piring.

Padahal tempatnya luas, bersih, dan penuh nilai.
Tapi bukankah rezeki memang tidak selalu datang dari keramaian?
Enggak apa-apa,
pikirnya. 
Kita cobain aja. Bismillah.


Mencicipi Menu: Rasa yang Jujur, Tidak Berisik

Pesanan pertama: mie ayam.

Begitu suapan pertama masuk, langsung terasa bahwa ini bukan mie ayam yang “teriak rasa”.
Tekstur mienya lembut, tidak keras, tidak berlebihan.
Kuah kaldunya light, tidak terlalu strong, tidak bikin enek.

Segar.
Ringan.
Jujur.

Lalu datang menu yang justru jadi kejutan besar: Beef Tofu.

Ini sih parah.

Dalam artian positif.

Potongan dagingnya banyak.
Bukan sekadar garnish.
Bukan tipu-tipu foto menu.

Rasanya gurih, dengan sentuhan manis yang halus, berpadu sempurna dengan tahu, jamur, dan sayuran. Komposisinya seimbang, tidak saling menenggelamkan. 
Satu suapan terasa comforting, seperti masakan rumahan, tapi dengan standar restoran.

Menu berikutnya: nasi dengan daging tenderloin saus black pepper.

Bumbunya meresap.
Dagingnya empuk.
Tidak overcooked.
Tidak pelit porsi.

Semua menu terasa niat. Tidak sekadar halal, tapi juga serius soal rasa.


Di Balik Dapur: Kisah Pemilik dan Nilai yang Dibawa

Baru setelah makan, fakta menarik itu muncul.

Pemilik restoran ini adalah orang Chinese asli yang memilih pindah dan menetap di Indonesia. 
Dari perjalanan hidupnya, lahirlah sebuah gagasan yang sederhana namun berani:
👉 membuat Chinese food yang benar-benar halal.

Bukan “asal tanpa babi”.
Bukan sekadar klaim.
Tapi halal yang dipahami, dijalani, dan dihormati.


Nama restorannya: Long Feng Tang.

Namun identitasnya lebih dari sekadar nama.

Di bagian depan restoran, terpampang QS. Al-Hujurat ayat 13, ayat yang mengingatkan:
Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal…

Ayat itu seperti menjawab semua prasangka.
Bahwa perbedaan bukan untuk dicurigai,
melainkan untuk dipahami dan dirayakan.


Chinese Food Halal: Bukan Sekadar Menu, Tapi Pernyataan Sikap

Di tengah banyaknya restoran yang berlomba viral, Resto Halal Barokah justru berjalan pelan. 
Tidak ribut. Tidak sensasional. Tapi menyimpan pesan yang dalam:

    • Bahwa bisnis bisa berjalan seiring dengan nilai spiritual
    • Bahwa identitas budaya dan keimanan tidak harus saling meniadakan
    • Bahwa kehalalan bukan penghalang kreativitas kuliner
    • Ironisnya, justru restoran dengan nilai sekuat ini masih sepi.

Padahal harganya terjangkau, lokasinya strategis di Bintaro Plaza, dan rasanya, jujur saja, layak diramaikan.


Mari Kita Ramaikan yang Bernilai

Resto ini tidak meminta dikasihani.
Ia hanya butuh dikenal.

Jika kamu mencari:

- Chinese food halal
- Makanan enak tanpa rasa bersalah
- Tempat makan yang membawa pesan toleransi dan keberagaman

Maka Long Fengt Tang - Resto Halal Barokah layak ada di daftar kunjunganmu.

Yuk, Guys.
Kita ramein.
Biar yang baik-baik tidak terus berjalan sendirian.


(as)
#RestoHalalBarokah #ChineseFoodHalal #KulinerHalal #BintaroPlaza #KulinerToleransi #HalalLifestyle #KulinerIndonesia #HalalChineseFood #MakanEnakHalal #RamaikanYangBaik