Penyanyi Israel yang Kerap Menghina Islam Tewas Terlindas Mobilnya Sendiri di Yerusalem

Fatahillah313, Jakarta - Kabar duka datang dari dunia musik liturgi Israel. 
Penyanyi liturgi Mizrahi dan Yahudi, Avishai Levy, dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tragis di Yerusalem, Jumat (7/8).
Levy, yang disebut pernah dikenal sebagai bintang cilik dan kemudian berkembang menjadi salah satu penampil musik liturgi Mizrahi dan Yahudi, tewas setelah tubuhnya terjepit oleh kendaraannya sendiri yang bergerak mundur.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Adoniyahu HaKohen, kawasan Bukharim, Yerusalem, sesaat sebelum dimulainya hari Sabat Yahudi.

Menurut informasi yang dikutip dari VINnews, kecelakaan bermula ketika Levy turun dari kendaraan setelah menurunkan seorang penumpang. Ia kemudian hendak membantu mengambil barang dari kendaraan tersebut.

Namun, situasi berubah menjadi tragedi dalam waktu singkat.

Mobil yang ditinggalkannya tiba-tiba bergerak mundur. Kendaraan itu diduga belum sepenuhnya berada dalam posisi parkir atau sistem pengaman parkir belum terpasang sebagaimana mestinya.

Melihat kendaraannya bergerak sendiri, Levy berusaha mengejar dan menghentikannya.

Upaya tersebut justru berakhir fatal.


Berusaha Menghentikan Mobil, Justru Terjepit

Keterangan mengenai kecelakaan tersebut menyebutkan bahwa Levy berusaha mengejar kendaraan yang bergerak mundur. 
Dalam situasi tersebut, ia mencoba menghentikan mobil agar tidak terus melaju dan membahayakan orang lain.

Namun, ketika berada di sisi kendaraan, tubuh Levy terjepit di antara bagian pintu mobil dan sebuah tiang.

Benturan dan tekanan yang terjadi menyebabkan Levy mengalami luka parah.

Tim penyelamat kemudian datang ke lokasi dan melakukan upaya pertolongan serta resusitasi. 
Setelah mendapatkan penanganan awal, Levy dievakuasi ke Hadassah Mount Scopus Hospital di Yerusalem.

Meski berbagai upaya medis dilakukan, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Levy dilaporkan meninggal dunia pada usia 46 tahun.

Kecelakaan tersebut menjadi peristiwa tragis karena berlangsung dalam situasi yang sebelumnya tampak sebagai aktivitas biasa: 
Menurunkan penumpang, keluar dari kendaraan, dan membantu mengambil barang.

Dalam hitungan detik, kendaraan yang ditinggalkan justru bergerak sendiri dan menjadi sumber kecelakaan yang merenggut nyawanya.


Sosok yang Dikenal di Musik Liturgi


Avishai Levy disebut memiliki perjalanan panjang dalam dunia musik. 
Ia dikenal sebagai mantan bintang cilik yang kemudian berkarier dalam musik liturgi Mizrahi dan Yahudi.

Karier tersebut membuat namanya dikenal di kalangan penikmat musik keagamaan dan budaya Yahudi di Israel.

Dalam pemberitaan yang menjadi sumber artikel ini, Levy juga disebut sebagai sosok yang kerap melontarkan pernyataan bernada penghinaan terhadap Palestina, termasuk terhadap agama Islam.

Keterangan tersebut menjadi bagian dari latar belakang pemberitaan mengenai sosok Levy. 
Namun, kronologi kematiannya sendiri dalam laporan tersebut berkaitan dengan kecelakaan kendaraan di Yerusalem dan tidak disebut memiliki hubungan dengan aktivitas politik ataupun pernyataan-pernyataan yang pernah dilontarkannya.

Dengan demikian, peristiwa yang menimpa Levy merupakan kecelakaan lalu lintas yang terjadi secara tiba-tiba ketika ia berada di sekitar kendaraannya.


Tragedi Sesaat Sebelum Sabat

Waktu terjadinya kecelakaan juga menjadi bagian penting dari laporan tersebut.

Insiden berlangsung pada Jumat, sesaat sebelum dimulainya hari Sabat Yahudi. 
Jalan Adoniyahu HaKohen di lingkungan Bukharim, Yerusalem, menjadi lokasi ketika kecelakaan itu terjadi.

Kawasan Bukharim sendiri dikenal sebagai salah satu lingkungan komunitas Yahudi di Yerusalem.

Di tengah persiapan masyarakat menyambut Sabat, sebuah kecelakaan tragis terjadi dan mengakhiri kehidupan seorang penyanyi yang selama puluhan tahun berkiprah di dunia musik.

Informasi mengenai kecelakaan tersebut menggambarkan betapa cepat sebuah keadaan biasa dapat berubah menjadi situasi darurat.

Levy yang baru saja turun dari mobil tidak menyangka kendaraan tersebut akan bergerak. 
Ketika menyadari mobil berjalan mundur, refleksnya adalah mengejar dan berusaha menghentikannya.

Namun posisi kendaraan dan sebuah tiang membuat dirinya justru terjebak di ruang sempit di antara keduanya.


Upaya Penyelamatan Tidak Berhasil

Petugas penyelamat yang tiba di lokasi langsung memberikan pertolongan kepada korban.

Upaya resusitasi dilakukan untuk menyelamatkan nyawa Levy. 
Setelah mendapatkan penanganan awal, korban dibawa ke Rumah Sakit Hadassah Mount Scopus.

Namun kondisi luka yang dialaminya sangat serius.

Levy akhirnya dinyatakan meninggal dunia setelah upaya medis tidak berhasil mempertahankan kehidupannya.

Kematian tersebut meninggalkan kisah tragis tentang sebuah kecelakaan yang berlangsung dalam waktu singkat tetapi berakibat fatal.

Tidak ada informasi dalam bahan pemberitaan yang menunjukkan bahwa kecelakaan tersebut merupakan tindakan yang disengaja. 
Peristiwa itu dilaporkan sebagai kecelakaan setelah kendaraan bergerak sendiri ketika Levy berada di luar mobil.


Kronologi Singkat

Jika dirunut berdasarkan informasi yang tersedia, kecelakaan tersebut bermula ketika Levy tiba di kawasan Jalan Adoniyahu HaKohen.

Ia menurunkan penumpang kemudian keluar dari kendaraan untuk membantu mengambil barang.

Kendaraan tersebut kemudian bergerak mundur.

Levy menyadari keadaan tersebut dan berusaha mengejar mobil untuk menghentikannya. Namun, dalam proses itu, tubuhnya terjepit antara pintu kendaraan dan sebuah tiang.

Luka yang dialaminya kemudian membuat petugas penyelamat harus melakukan tindakan darurat.

Setelah mendapatkan pertolongan di lokasi, ia dibawa ke rumah sakit. Namun nyawanya tidak tertolong.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (7/8) di Yerusalem, menjelang dimulainya Sabat Yahudi.

Kabar kematian Levy kemudian menjadi perhatian karena ia merupakan figur yang dikenal di dunia musik liturgi Mizrahi dan Yahudi.


Sebuah Akhir yang Mendadak

Kematian Avishai Levy menjadi akhir mendadak bagi perjalanan hidup seorang penyanyi yang dikenal sejak usia muda.

Dari seorang bintang cilik hingga menjadi penampil musik liturgi, perjalanan kariernya berlangsung di tengah lingkungan budaya dan keagamaan Yahudi di Israel.

Namun, kehidupannya berakhir bukan di atas panggung ataupun dalam perjalanan musiknya.

Ia meninggal setelah kecelakaan yang melibatkan kendaraan miliknya sendiri.

Kasus tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana kendaraan yang bergerak tanpa kendali dapat menjadi ancaman serius, bahkan ketika seseorang berada hanya beberapa langkah dari mobilnya.

Untuk saat ini, informasi mengenai peristiwa tersebut sebagaimana dikutip dalam bahan artikel bersumber dari laporan VINnews.
Sumber: VINnews


(as)
#AvishaiLevy #Israel #Yerusalem #KecelakaanYerusalem #MusikLiturgi #Bukharim #SabatYahudi #VINnews #GazaUpdateIndonesia