Assalamu'alaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Alhamdulillahirabbil 'alamin, segala puji hanya milik Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman, Islam, kesehatan, serta kesempatan kepada kita untuk menghadiri majelis ilmu. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ, keluarga beliau, para sahabat, serta seluruh umatnya hingga akhir zaman.
Pada pertemuan kali ini, Al-Ustadz Ahmad Muti, Lc., M.S.I. melanjutkan kajian Kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi dengan membahas beberapa adab dan doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ dalam kehidupan sehari-hari.
Di awal kajian, beliau mengingatkan pentingnya menuntut ilmu dengan mengutip firman Allah SWT:
"...Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat..."
(QS. Al-Mujadilah: 11)
Ayat ini menjadi motivasi bahwa menghadiri majelis ilmu merupakan salah satu jalan untuk meraih kemuliaan di sisi Allah SWT.
1. Bab Adab Ketika Bercermin
Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa Islam mengajarkan adab bahkan dalam perkara yang terlihat sederhana seperti bercermin.
Bercermin bisa menjadi aktivitas biasa, bahkan sia-sia apabila hanya bertujuan untuk berbangga diri atau sekadar memuaskan rasa narsis. Namun, jika disertai niat yang benar, dzikir, dan doa, maka bercermin berubah menjadi ibadah.
Rasulullah ﷺ juga menyisir rambut, berhias, dan menjaga penampilan. Namun semua itu dilakukan sebagai bentuk syukur kepada Allah, bukan karena kesombongan.
Doa ketika bercermin
اللَّهُمَّ كَمَا حَسَّنْتَ خَلْقِي فَحَسِّنْ خُلُقِي
Allahumma kama hassanta khalqii fahassin khuluqii.
"Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memperindah rupa fisikku, maka perindahlah pula akhlakku."
Dalam doa tersebut terdapat dua kata penting:
Khalqi (خلقي) : ciptaan fisik atau penampilan lahir.
Khuluqi (خلقي) : akhlak, kepribadian, dan perilaku.
Doa ini mengajarkan keseimbangan antara menjaga penampilan dan memperbaiki akhlak. Keindahan fisik hanya bersifat sementara, sedangkan keindahan akhlak akan menjadi kemuliaan di dunia dan akhirat.
Beliau juga menjelaskan bahwa mewarnai uban diperbolehkan dengan selain warna hitam berdasarkan hadis-hadis Nabi ﷺ.
2. Penampilan Seorang Penuntut Ilmu
Ustadz Ahmad Muti menjelaskan bahwa menjaga kebersihan dan kerapihan merupakan bagian dari adab menuntut ilmu.
Ketika Malaikat Jibril datang menemui Rasulullah ﷺ untuk mengajarkan agama (Hadis Jibril), beliau datang dalam rupa seorang laki-laki yang:
berpakaian sangat putih,
berambut hitam,
harum,
bersih,
kemudian duduk sangat dekat hingga lututnya menyentuh lutut Rasulullah ﷺ.
Hal ini menunjukkan bahwa Islam sangat memperhatikan kebersihan, kerapihan, dan penghormatan terhadap majelis ilmu.
3. Bab Doa Ketika Bekam
Bekam (Hijamah) merupakan salah satu pengobatan sunnah yang dianjurkan Rasulullah ﷺ.
Beliau bersabda:
"Kesembuhan terdapat pada tiga perkara: meminum madu, sayatan alat bekam, dan kay (pengobatan dengan besi panas), namun aku tidak menyukai pengobatan dengan kay."
(HR. Al-Bukhari)
Dalam kajian dijelaskan bahwa:
Madu merupakan salah satu obat alami yang Allah sebutkan dalam Al-Qur'an.
Bekam membantu mengeluarkan darah yang tidak diperlukan tubuh.
Kay adalah pengobatan dengan besi yang dipanaskan.
Namun seluruh ikhtiar tersebut hanyalah sebab (wasilah).
Yang memberikan kesembuhan hanyalah Allah SWT.
Sebagaimana firman Allah:
"Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku."
(QS. Asy-Syu'ara: 80)
Ketika berobat, seorang Muslim dianjurkan memperbanyak doa dan bertawakal kepada Allah karena dokter, obat, maupun bekam hanyalah sarana.
4. Bab Ketika Telinga Berdengung
Dalam dunia medis kondisi ini dikenal dengan istilah tinnitus.
Dalam sebagian riwayat disebutkan bahwa apabila telinga berdengung, hendaknya seorang Muslim memperbanyak mengingat Rasulullah ﷺ dan membaca shalawat.
Shalawat yang dianjurkan
اللهم صل على محمد وعلى آل محمد
Allahumma shalli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad.
Artinya:
"Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya."
5. Bab Ketika Kesemutan
Kesemutan secara medis biasanya terjadi karena gangguan aliran darah atau tekanan pada saraf.
Apabila kesemutan sering terjadi, seseorang tetap dianjurkan memeriksakan diri kepada dokter.
Dalam sebagian riwayat yang dinukil Imam An-Nawawi disebutkan bahwa ketika Abdullah bin Umar mengalami kesemutan, beliau diperintahkan menyebut nama orang yang paling dicintai, lalu beliau mengucapkan:
يا محمد
"Ya Muhammad."
Sebagian ulama menjelaskan bahwa hal itu merupakan ungkapan kecintaan kepada Rasulullah ﷺ, bukan permohonan kepada beliau. Seorang Muslim tetap memohon pertolongan hanya kepada Allah SWT, dan memperbanyak shalawat kepada Nabi ﷺ sebagai bentuk cinta dan ibadah.
6. Doa Orang yang Terzalimi
Pada akhir kajian, Ustadz Ahmad Muti mengingatkan agar tidak berbuat zalim kepada siapa pun.
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Takutlah terhadap doa orang yang dizalimi, karena tidak ada penghalang antara doanya dengan Allah."
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Oleh sebab itu, setiap Muslim hendaknya menjaga lisan, sikap, dan perbuatannya agar tidak menyakiti orang lain.
Beliau juga mengajak jamaah untuk terus mendoakan saudara-saudara kaum Muslimin di berbagai belahan dunia, termasuk di Palestina, agar Allah SWT memberikan pertolongan, perlindungan, dan kemenangan kepada mereka.
Penutup
Kajian sore ini memberikan pelajaran berharga bahwa hampir seluruh aktivitas seorang Muslim dapat bernilai ibadah apabila dilakukan dengan niat yang benar serta disertai doa dan dzikir. Bercermin, menjaga penampilan, berobat, hingga menghadapi kondisi tubuh seperti telinga berdengung maupun kesemutan, semuanya memiliki adab yang diajarkan Rasulullah ﷺ.
Islam mengajarkan agar seorang Muslim selalu menggabungkan ikhtiar lahiriah dengan ikhtiar batiniah, yakni berusaha secara maksimal sembari senantiasa memohon pertolongan kepada Allah SWT, karena hanya Dialah Asy-Syafi (Maha Penyembuh) dan tempat bergantung seluruh makhluk.
Kajian ditutup dengan membaca Doa Kaffaratul Majelis:
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
Subhanakallahumma wa bihamdika, asyhadu an laa ilaaha illa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik.
"Mahasuci Engkau ya Allah dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau. Aku memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu."
Semoga Allah SWT menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang senantiasa mencintai ilmu, mengamalkan sunnah Rasulullah ﷺ, serta menghiasi diri dengan akhlak yang mulia. Aamiin ya Rabbal 'alamin.
(he)
#KajianIslam #JihadSore #MajelisIlmu #AlAdzkar #ImamNawawi #UstadzAhmadMuti #MasjidRabiatulAdawiyah #Cileungsi #MenuntutIlmu #DakwahIslam #Dzikir #DoaHarian #AdabMuslim #SunnahRasul #AkhlakMulia #RuqyahSyarIyyah #BekamSunnah #ShalawatNabi #CintaRasulullah #IslamRahmatanLilAlamin #BelajarIslam #KajianAhad #MuslimIndonesia #Hijrah #AyoNgaji #NgajiKitab #IslamItuIndah #SemangatMenuntutIlmu #SyiarIslam #MediaDakwah


