Ucapan Terima Kasih Panitia Reuni Akbar 212 Tahun 2025: Merawat Silaturahmi, Menguatkan Kepedulian, Meneguhkan Persatuan


Fatahillah313, Jakarta - Kawasan Silang Monas kembali menjadi saksi berkumpulnya lautan manusia dalam Reuni Akbar 212 Tahun 2025, yang digelar pada Selasa, 2 Desember 2025 bertepatan dengan 11 Jumadil Akhir 1447 H. 
Acara yang telah menjadi agenda tahunan ini berlangsung dengan suasana khidmat, tertib, dan penuh nuansa persaudaraan. 
Ribuan peserta dari berbagai kota hadir sejak pagi, membawa semangat ukhuwah, kepedulian sosial, dan cinta tanah air.


Apresiasi Besar dari Panitia: Terima Kasih untuk Semua Pihak

Panitia Reuni Akbar 212 menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara. 
Mulai dari peserta, relawan, aparat keamanan, tenaga medis, pengisi acara, hingga masyarakat sekitar yang ikut menjaga suasana tetap kondusif.

Dukungan tersebut menjadi faktor penting sehingga kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, tanpa hambatan berarti. 
Panitia menegaskan bahwa keberhasilan acara bukan hanya hasil kerja internal panitia, tetapi buah kolaborasi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

Ucapan Terima Kasih Panitia Reuni Akbar 212 Tahun 2025

Acara Reuni Akbar 212 kembali digelar di kawasan Silang Monas, Jakarta, pada Selasa, 2 Desember 2025 bertepatan dengan 11 Jumadil Akhir 1447 H. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Panitia Reuni Akbar 212 menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung, membantu, dan menghadiri jalannya acara. Dukungan dari berbagai elemen masyarakat dinilai turut memastikan terselenggaranya kegiatan dengan aman, tertib, dan lancar.

Melalui momentum Reuni Akbar ini, panitia berharap tumbuhnya kembali semangat kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia serta meningkatnya kepedulian terhadap saudara-saudara yang tengah tertimpa musibah di berbagai wilayah tanah air.

Panitia juga mendoakan agar Allah SWT senantiasa menjaga NKRI serta menjadikannya negeri yang makmur, sejahtera, dan penuh keberkahan. Selain itu, doa dipanjatkan untuk kemerdekaan Palestina serta pembebasan Masjidil Aqsha dari segala bentuk penjajahan.

Acara Reuni Akbar 212 di Monas kembali menjadi wadah silaturahmi, ukhuwah, dan refleksi perjuangan umat dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan kepedulian sosial.


Momentum Menumbuhkan Kembali Semangat Kebangsaan

Dalam pernyataannya, panitia menekankan bahwa Reuni Akbar 212 bukan sekadar pertemuan tahunan, tetapi ruang refleksi perjalanan umat sekaligus penguat nilai kebangsaan. 
Melalui kegiatan ini, panitia berharap tumbuh kembali semangat kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya dalam menjaga persatuan di tengah dinamika sosial yang terus berubah.

Acara ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan solidaritas adalah kekuatan utama bangsa. 
Panitia mengajak seluruh peserta agar semangat yang hadir di Monas tidak berhenti pada momentum ini saja, melainkan terus bergema dalam tindakan nyata di lingkungan masing-masing.


Doa untuk NKRI dan Palestina

Bagian yang menjadi penegas makna spiritual acara ini adalah rangkaian doa bersama. 
Panitia memanjatkan harapan agar Allah SWT senantiasa menjaga NKRI, menjadikannya negeri yang makmur, aman, sejahtera, dan diberkahi.

Tak lupa, doa khusus dipanjatkan untuk kemerdekaan Palestina dan pembebasan Masjidil Aqsha dari segala bentuk penjajahan. 
Ribuan peserta larut dalam keheningan ketika doa dipimpin, menghadirkan momen emosional yang kuat dan menggugah.


Wadah Silaturahmi dan Ukhuwah Umat

Reuni Akbar 212 tidak hanya dikenal sebagai agenda besar umat, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi nasional. 
Peserta dari berbagai latar belakang, profesi, dan wilayah saling berjumpa, memperkuat ukhuwah, dan mengingatkan kembali tentang pentingnya saling merangkul.

Panitia menegaskan bahwa semangat persatuan harus menjadi prioritas, terlebih dalam suasana bangsa yang kerap diuji oleh perbedaan pilihan dan pandangan. “Siap bersatu, siap saling merangkul,” demikian ajakan panitia yang disambut takbir para peserta.

Acara ditutup dengan ucapan syukur dan permohonan maaf dari panitia atas segala kekurangan, sekaligus doa agar seluruh peserta mendapatkan keberkahan atas langkah dan niat baik yang dibawa.
Hadanallāhu wa iyyākum ajma‘īn ilā shirāthil mustaqīm. Wassalāmu‘alaikum warahmatullāhi wabarakātuh.



(as)
#Reuni212 #Monas2025 #Ukhuwah #NKRI #SolidaritasUmat #DoaUntukPalestina