🛑Live: Lautan Solidaritas untuk Palestina Menggema di Pamekasan

YouTube Live & Dokumentasi Acara
GPP Satukan Ulama, Tokoh Perjuangan, dan Umat dalam Seruan Membela Al-Aqsha


Di tengah luka panjang yang terus dirasakan rakyat Palestina, gelombang solidaritas umat kembali menguat dari bumi Madura. 
Senin, 11 Mei 2026, Lapangan Pegantenan, Pamekasan, menjadi titik berkumpulnya ribuan masyarakat dalam agenda akbar bersama Gerakan Peduli Palestina (GPP) dengan ketua umum KH. ABDULLAH SYARKOWI. 
Acara ini bukan sekadar tabligh akbar atau forum seremonial, melainkan ruang konsolidasi nurani umat yang dipenuhi semangat persaudaraan, kepedulian, dan keberpihakan terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Hadir dalam momentum tersebut sejumlah tokoh penting yang selama ini dikenal memiliki perhatian besar terhadap isu kemanusiaan dan perjuangan Al-Aqsha. 
Di antaranya adalah 
    • KH. A. Fuad Noer Hasan, 
    • Habib Rizieq Shihab, serta 
    • Syeikh Annas Imam Masjidil Aqsho.

Kehadiran para ulama dan tokoh perjuangan ini menjadi simbol bahwa persoalan Palestina bukan hanya isu geopolitik internasional, melainkan persoalan kemanusiaan dan kehormatan umat Islam dunia. 
Dari Madura, suara dukungan terhadap Palestina kembali ditegaskan dengan lantang: 
Bahwa penjajahan harus dihentikan dan Masjid Al-Aqsha harus dijaga.

Acara berlangsung dengan nuansa religius dan penuh empati. 
Ribuan jamaah memadati lokasi sejak sore hari. 
Banyak di antara mereka datang dari berbagai daerah di Madura dan luar pulau demi menghadiri seruan akbar tersebut. 
Tak sedikit peserta membawa atribut Palestina, syal keffiyeh, dan bendera sebagai simbol solidaritas terhadap perjuangan rakyat Gaza dan Al-Quds.

Dalam berbagai penyampaian yang disampaikan para tokoh, semangat ukhuwah Islamiyah dan kepedulian terhadap penderitaan warga Palestina menjadi tema utama. 
Palestina dipandang bukan sekadar wilayah konflik, tetapi tanah suci yang memiliki kedudukan spiritual bagi umat Islam dunia. 
Karena itu, dukungan terhadap Palestina dipahami sebagai bentuk tanggung jawab moral dan keimanan.

Momentum ini juga memperlihatkan bagaimana masyarakat Indonesia, khususnya di Madura, masih memiliki kepedulian yang sangat besar terhadap isu kemanusiaan global. 
Di tengah berbagai persoalan dalam negeri, suara untuk Palestina tetap hidup dan terus diperjuangkan melalui doa, aksi sosial, edukasi, hingga bantuan kemanusiaan.

Salah satu hal yang paling menyentuh dari agenda ini adalah hadirnya semangat persatuan lintas elemen umat. 
Ulama, santri, pemuda, aktivis kemanusiaan, hingga masyarakat umum duduk bersama dalam satu tujuan: 
Membantu perjuangan rakyat Palestina dan menjaga spirit pembelaan terhadap Masjid Al-Aqsha.

Gerakan Peduli Palestina (GPP) dalam acara ini juga membuka berbagai jalur donasi kemanusiaan yang ditujukan untuk membantu rakyat Palestina dan mendukung gerakan dakwah serta media perjuangan. 
Seruan donasi disampaikan sebagai bentuk konkret keterlibatan masyarakat agar dukungan tidak berhenti pada slogan dan simpati semata.

Rekening Kemanusiaan
BSI 78 555 888 75
Kode Bank: 451
A/N: HILMI PERSAUDARAAN ISLAM
Konfirmasi:
Ustadz Ahmad Yani - 0877 7533 9415

Rekening Palestina
BSI 6666 68 8811
Kode Bank: 451
A/N: KOMITE PERSAUDARAAN AL AQSHO

Donasi Media & Perjuangan
BSI 7309782342
Kode Bank: 451
A/N: MEDIA PERSAUDARAAN ISLAM
Konfirmasi:
Ustadz Muhammad Syukron - 0814 1111 9212

Di era digital saat ini, perjuangan Palestina juga berlangsung di ruang media. 
Karena itu, publik diajak untuk terus menyebarkan informasi, meningkatkan kesadaran, dan mendukung media perjuangan melalui berbagai platform digital. 
Dukungan dalam bentuk like, share, komentar, dan subscribe dipandang sebagai bagian dari kontribusi dakwah dan penyebaran informasi yang lebih luas.

Berikut kanal resmi yang digunakan untuk menyebarkan informasi perjuangan dan dakwah:
Instagram Islamic Brotherhood TV
Telegram IBTV Official

WhatsApp Channel IBTV

Agenda di Pamekasan ini menjadi pengingat bahwa Palestina masih hidup di hati umat. 
Dari lapangan sederhana di Madura, suara solidaritas menggema menembus batas negara dan bahasa. 
Ketika dunia sering kali diam terhadap penderitaan rakyat sipil, masyarakat terus menunjukkan bahwa kepedulian tidak pernah padam.

Perjuangan Palestina bukan hanya tentang konflik wilayah, tetapi tentang kemanusiaan, harga diri, dan hak hidup yang layak. 
Dan selama masih ada suara yang menyerukan keadilan, selama itu pula harapan untuk kemerdekaan Palestina akan tetap menyala.

(as)
#Palestina #SavePalestine #FreePalestine #AlAqsha #GPP #Pamekasan #Madura #HabibRizieqShihab #IBTV #PersaudaraanIslam #SolidaritasPalestina #MasjidilAqsha #FrontPersaudaraanIslam #RevolusiAkhlaq