Fatahillah313, Jakarta - Mantan Ketua MPR RI sekaligus Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Prof. Amien Rais, kembali menggegerkan panggung politik nasional.
Lewat kanal YouTube pribadinya yang diunggah Selasa (23/9/2025), Amien menuding mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki kekayaan fantastis yang disebutnya berasal dari para oligarki:
ribuan triliun rupiah” sebagai imbalan atas akses eksploitasi sumber daya alam (SDA) Indonesia.
Tuduhan Serius: Jokowi Disebut “Sponsor Utama” Oligarki
Dalam video itu, Amien tidak hanya menuduh Jokowi mengetahui praktik pengurasan kekayaan alam nasional, tetapi juga menyebutnya sebagai “sponsor utama” dari mafia ekonomi yang menyalurkan dana ke luar negeri.
Pernyataan ini sontak menambah daftar panjang kritik keras Amien terhadap rezim Jokowi, yang sebelumnya juga sering ia nilai terlalu dekat dengan oligarki dan asing.
Jadi kalau diberitakan bahwa Jokowi masih punya ribuan triliun rupiah, dari mana asalnya kalau bukan dari sogokan atau sumpelan dari para oligarki,” ujar Amien dengan nada tegas.
Pernyataan ini sontak menambah daftar panjang kritik keras Amien terhadap rezim Jokowi, yang sebelumnya juga sering ia nilai terlalu dekat dengan oligarki dan asing.
Peringatan untuk Prabowo: “Jangan Terjebak Perangkap Hadiah”
Sekali sampai mau menerima misalnya hadiah ulang tahun dan sejenisnya, Pak Prabowo bisa-bisa masuk perangkap dan tidak bisa keluar lagi,” ujar AmienMenurutnya, oligarki memiliki daya rusak yang jauh lebih besar dibandingkan sekadar oposisi politik.
Oligarki Lebih Tinggi dari Pemerintah?
Amien bahkan menilai posisi oligarki di Indonesia lebih tinggi daripada pemerintah yang sedang berkuasa. Ia mengutip tulisan George Monbiot di The Guardian yang menyebut oligarki sebagai ancaman utama bagi demokrasi modern.
Gelombang Protes Mahasiswa & Buruh: Isyarat Perlawanan
Di mata saya dan masyarakat umumnya, oligarki itu lebih tinggi dari pemerintah yang sedang berkuasa,” ungkapnya.
Gelombang Protes Mahasiswa & Buruh: Isyarat Perlawanan
Amien juga menyinggung gelombang demonstrasi mahasiswa dan buruh yang marak pada akhir Agustus 2025. Menurutnya, aksi tersebut bukan hanya kritik kepada pemerintahan Prabowo, tetapi perlawanan langsung terhadap dominasi oligarki yang menekan rakyat kecil melalui kebijakan ekonomi.
Mengutip publikasi International Viewpoint (28 Agustus 2025), Amien menegaskan bahwa keresahan sosial semakin meningkat seiring memburuknya angka kemiskinan dan pengangguran nasional.
Mengutip publikasi International Viewpoint (28 Agustus 2025), Amien menegaskan bahwa keresahan sosial semakin meningkat seiring memburuknya angka kemiskinan dan pengangguran nasional.
Seruan Amien: Bersatu Melawan Oligarki
Di akhir pernyataannya, Amien mengimbau seluruh elemen demokratis – mulai dari partai politik, ormas, hingga aktivis masyarakat sipil, untuk bersatu mendukung Presiden Prabowo dalam menghadapi arus deras kekuatan oligarki.
Analisis: Gema Lama, Pertarungan Baru
Presiden Prabowo semoga mampu menjinakkan oligarki. Ever onward, never retreat,” pungkasnya.
Analisis: Gema Lama, Pertarungan Baru
Pernyataan Amien Rais ini bukanlah yang pertama. Sejak era reformasi, Amien konsisten mengkritik dominasi oligarki dalam politik dan ekonomi Indonesia. Namun, kali ini ucapannya menjadi lebih eksplosif karena menyeret nama Jokowi dengan angka fantastis: ribuan triliun rupiah.
Bila tuduhan ini benar, maka publik akan menuntut transparansi dan investigasi serius. Namun bila tidak terbukti, pernyataan Amien bisa dianggap sekadar retorika politik yang memperkeruh stabilitas pemerintahan baru di bawah Prabowo Subianto.
Bila tuduhan ini benar, maka publik akan menuntut transparansi dan investigasi serius. Namun bila tidak terbukti, pernyataan Amien bisa dianggap sekadar retorika politik yang memperkeruh stabilitas pemerintahan baru di bawah Prabowo Subianto.
(as)
#AmienRais #Jokowi #Prabowo #Oligarki #PolitikIndonesia #Reformasi #PartaiUmmat #KekayaanNegara #DemoMahasiswa #BuruhMelawan


