Ribuan massa yang menggelar aksi solidaritas untuk korban pembacokan oleh seorang oknum debt collector memenuhi ruas jalan dan memaksa aparat keamanan meningkatkan pengamanan secara maksimal.
Aksi yang didominasi anggota salah satu perguruan pencak silat itu sempat memicu ketegangan ketika sebagian peserta mencoba menerobos barikade gabungan polisi dan TNI.
Aksi yang didominasi anggota salah satu perguruan pencak silat itu sempat memicu ketegangan ketika sebagian peserta mencoba menerobos barikade gabungan polisi dan TNI.
Dorong-dorongan antara massa dan aparat tak terhindarkan. Meski situasi memanas selama beberapa saat, bentrokan yang lebih besar berhasil dicegah setelah pimpinan kepolisian turun langsung menemui para koordinator aksi.
Peristiwa tersebut bermula dari kemarahan massa yang menuntut pelaku pembacokan segera ditangkap dan diproses secara hukum. Informasi yang beredar di kalangan peserta aksi menyebutkan masih ada pelaku yang belum tertangkap dan diduga bersembunyi di wilayah sekitar Surabaya. Kondisi itu memicu emosi massa yang datang dengan harapan memperoleh kepastian penegakan hukum.
Sejak siang hari, aparat keamanan telah menempatkan personel gabungan di sejumlah titik strategis. Barikade dipasang untuk mencegah massa memasuki area yang dinilai berpotensi menimbulkan benturan dengan kelompok lain maupun mengganggu keamanan masyarakat.
Ketegangan mulai meningkat ketika sebagian massa mendesak agar aparat membuka akses menuju lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku. Aparat tetap bertahan di posisi masing-masing sambil mengimbau agar seluruh peserta aksi menahan diri.
Situasi yang sempat memanas akhirnya mulai mereda setelah Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Lutfi Sulistiawan, turun langsung ke tengah massa.
Peristiwa tersebut bermula dari kemarahan massa yang menuntut pelaku pembacokan segera ditangkap dan diproses secara hukum. Informasi yang beredar di kalangan peserta aksi menyebutkan masih ada pelaku yang belum tertangkap dan diduga bersembunyi di wilayah sekitar Surabaya. Kondisi itu memicu emosi massa yang datang dengan harapan memperoleh kepastian penegakan hukum.
Sejak siang hari, aparat keamanan telah menempatkan personel gabungan di sejumlah titik strategis. Barikade dipasang untuk mencegah massa memasuki area yang dinilai berpotensi menimbulkan benturan dengan kelompok lain maupun mengganggu keamanan masyarakat.
Ketegangan mulai meningkat ketika sebagian massa mendesak agar aparat membuka akses menuju lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku. Aparat tetap bertahan di posisi masing-masing sambil mengimbau agar seluruh peserta aksi menahan diri.
Situasi yang sempat memanas akhirnya mulai mereda setelah Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Lutfi Sulistiawan, turun langsung ke tengah massa.
Didampingi sejumlah pejabat utama kepolisian, ia mengajak perwakilan peserta aksi berdialog secara terbuka.
Dalam pertemuan tersebut, pihak kepolisian memberikan penjelasan mengenai perkembangan penyidikan kasus pembacokan yang menjadi pemicu aksi solidaritas tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, pihak kepolisian memberikan penjelasan mengenai perkembangan penyidikan kasus pembacokan yang menjadi pemicu aksi solidaritas tersebut.
Langkah komunikasi langsung itu terbukti efektif meredakan emosi peserta aksi.
Menurut Kombes Lutfi, tuntutan utama massa adalah memperoleh kepastian bahwa seluruh pelaku akan diproses sesuai hukum tanpa pandang bulu.
Menurut Kombes Lutfi, tuntutan utama massa adalah memperoleh kepastian bahwa seluruh pelaku akan diproses sesuai hukum tanpa pandang bulu.
Kami memahami keresahan masyarakat.Teman-teman hanya meminta kejelasan mengenai proses hukum terhadap pelaku pembacokan.Itu sudah kami sampaikan secara terbuka bahwa proses hukum berjalan secara profesional,
ujarnya kepada awak media.
Kapolrestabes memastikan penyidik telah menetapkan dan menahan satu tersangka berinisial SL (32). Sementara itu, satu orang terduga pelaku lainnya masih dalam proses pengejaran oleh tim gabungan Satreskrim.
Kapolrestabes memastikan penyidik telah menetapkan dan menahan satu tersangka berinisial SL (32). Sementara itu, satu orang terduga pelaku lainnya masih dalam proses pengejaran oleh tim gabungan Satreskrim.
Kami sudah mengamankan satu pelaku.Satu orang lainnya masih terus kami lakukan pencarian.Kami juga meminta bantuan masyarakat apabila memiliki informasi mengenai keberadaan yang bersangkutan agar segera melaporkannya kepada kepolisian,
katanya.
Ia menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen memberikan perlakuan yang sama kepada seluruh warga negara tanpa membedakan latar belakang organisasi maupun kelompok tertentu.
Ia menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen memberikan perlakuan yang sama kepada seluruh warga negara tanpa membedakan latar belakang organisasi maupun kelompok tertentu.
Setiap korban memiliki hak untuk memperoleh keadilan.Kami pastikan tidak ada perlakuan berbeda. Penanganan perkara dilakukan secara profesional dan transparan,
tegas Lutfi.
Sebagai bentuk keterbukaan, pihak kepolisian juga mengundang perwakilan massa untuk melakukan audiensi di Mapolrestabes Surabaya.
Sebagai bentuk keterbukaan, pihak kepolisian juga mengundang perwakilan massa untuk melakukan audiensi di Mapolrestabes Surabaya.
Dalam forum tersebut, Kasatreskrim AKBP Edi Herwianto memaparkan secara langsung perkembangan penyidikan serta langkah-langkah yang sedang dilakukan penyidik untuk memburu pelaku yang masih buron.
Kesempatan berdialog itu menjadi titik balik yang meredakan ketegangan.
Kesempatan berdialog itu menjadi titik balik yang meredakan ketegangan.
Setelah memperoleh penjelasan resmi, para koordinator aksi mulai mengimbau seluruh peserta untuk tetap menjaga situasi tetap kondusif.
Seruan demi seruan agar massa membubarkan diri secara tertib terdengar berulang kali dari pengeras suara.
Seruan demi seruan agar massa membubarkan diri secara tertib terdengar berulang kali dari pengeras suara.
Surabaya damai... ayo kita semua tenang...jalan dengan tertib...semuanya sudah selesai, mari kita pulang,
seru salah seorang koordinator lapangan kepada peserta aksi.
Ajakan tersebut perlahan diikuti oleh ribuan peserta yang kemudian meninggalkan lokasi secara bergelombang.
Ajakan tersebut perlahan diikuti oleh ribuan peserta yang kemudian meninggalkan lokasi secara bergelombang.
Arus lalu lintas yang sempat lumpuh akibat padatnya massa berangsur kembali normal menjelang petang.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolrestabes juga menanggapi pertanyaan wartawan mengenai adanya dugaan personel keamanan yang mengalami luka ketika mengendalikan massa.
Namun, ia tidak memberikan rincian jumlah maupun identitas petugas yang mengalami cedera.
Menurutnya, gesekan kecil yang terjadi selama pengamanan aksi merupakan bagian dari dinamika di lapangan.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolrestabes juga menanggapi pertanyaan wartawan mengenai adanya dugaan personel keamanan yang mengalami luka ketika mengendalikan massa.
Namun, ia tidak memberikan rincian jumlah maupun identitas petugas yang mengalami cedera.
Menurutnya, gesekan kecil yang terjadi selama pengamanan aksi merupakan bagian dari dinamika di lapangan.
Hal-hal seperti itu merupakan dinamika pengamanan.Yang terpenting seluruh situasi dapat dikendalikan dan kegiatan berakhir dengan aman serta kondusif,
ujarnya.
Ia juga belum bersedia menyampaikan apakah nantinya akan ada penambahan jumlah tersangka dalam perkara tersebut.
Ia juga belum bersedia menyampaikan apakah nantinya akan ada penambahan jumlah tersangka dalam perkara tersebut.
Penyidikan masih terus berjalan.Untuk perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan setelah seluruh proses pemeriksaan selesai,
katanya singkat.
Kasus pembacokan yang menjadi pemicu aksi solidaritas ini sendiri telah menyita perhatian masyarakat Surabaya dalam beberapa hari terakhir.
Kasus pembacokan yang menjadi pemicu aksi solidaritas ini sendiri telah menyita perhatian masyarakat Surabaya dalam beberapa hari terakhir.
Insiden yang melibatkan oknum debt collector itu memunculkan keprihatinan publik sekaligus memicu tuntutan agar aparat bertindak cepat terhadap seluruh pihak yang terlibat.
Pengamat keamanan menilai langkah komunikasi langsung yang dilakukan pimpinan kepolisian menjadi faktor penting dalam mencegah situasi berkembang menjadi kerusuhan yang lebih besar. Pendekatan persuasif dinilai lebih efektif dibandingkan penggunaan tindakan represif ketika menghadapi massa dalam jumlah besar yang datang membawa tuntutan hukum.
Di sisi lain, masyarakat berharap proses penyidikan benar-benar dilakukan secara terbuka sehingga tidak menimbulkan spekulasi ataupun ketidakpercayaan terhadap aparat penegak hukum.
Peristiwa di Jalan RA Kartini menjadi pengingat bahwa kasus kriminal yang melibatkan kekerasan dapat dengan cepat berkembang menjadi persoalan sosial apabila tidak segera ditangani secara transparan.
Pengamat keamanan menilai langkah komunikasi langsung yang dilakukan pimpinan kepolisian menjadi faktor penting dalam mencegah situasi berkembang menjadi kerusuhan yang lebih besar. Pendekatan persuasif dinilai lebih efektif dibandingkan penggunaan tindakan represif ketika menghadapi massa dalam jumlah besar yang datang membawa tuntutan hukum.
Di sisi lain, masyarakat berharap proses penyidikan benar-benar dilakukan secara terbuka sehingga tidak menimbulkan spekulasi ataupun ketidakpercayaan terhadap aparat penegak hukum.
Peristiwa di Jalan RA Kartini menjadi pengingat bahwa kasus kriminal yang melibatkan kekerasan dapat dengan cepat berkembang menjadi persoalan sosial apabila tidak segera ditangani secara transparan.
Kepercayaan publik terhadap proses hukum menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas keamanan.
Kini, perhatian masyarakat tertuju pada keberhasilan aparat memburu satu terduga pelaku yang masih buron.
Kini, perhatian masyarakat tertuju pada keberhasilan aparat memburu satu terduga pelaku yang masih buron.
Kepolisian berharap partisipasi masyarakat dapat mempercepat proses penangkapan sehingga seluruh rangkaian perkara dapat segera diselesaikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Dengan berakhirnya aksi secara damai, Surabaya kembali menunjukkan bahwa dialog dan keterbukaan informasi tetap menjadi jalan terbaik dalam meredam ketegangan di tengah masyarakat.
Dengan berakhirnya aksi secara damai, Surabaya kembali menunjukkan bahwa dialog dan keterbukaan informasi tetap menjadi jalan terbaik dalam meredam ketegangan di tengah masyarakat.
Meski sempat diwarnai dorong-dorongan dan suasana panas, penyelesaian melalui komunikasi akhirnya mampu mengembalikan situasi kota menjadi aman, tertib, dan kondusif.
(as)
#Surabaya #BreakingNews #Pembacokan #DebtCollector #Kriminal #PolrestabesSurabaya #Hukum #Indonesia #PencakSilat #BeritaTerkini #Keamanan #AksiSolidaritas #Polisi #JawaTimur #MajalahOnline
(as)
#Surabaya #BreakingNews #Pembacokan #DebtCollector #Kriminal #PolrestabesSurabaya #Hukum #Indonesia #PencakSilat #BeritaTerkini #Keamanan #AksiSolidaritas #Polisi #JawaTimur #MajalahOnline

