Fatahillah313, Jakarta - Peristiwa tantangan membaca atau menghafal Surah Ad-Dhuha dengan hadiah minuman keras (miras) dalam festival musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara, memasuki proses penanganan hukum.
Anggota DPD RI dari daerah pemilihan DKI Jakarta, Fahira Idris, menegaskan perkara tersebut tidak semestinya berhenti hanya pada permintaan maaf.
Fahira menyampaikan penegasan tersebut dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2026.
Fahira menyampaikan penegasan tersebut dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2026.
Ia menyebut penggunaan hafalan Surah Ad-Dhuha sebagai sebuah tantangan dengan hadiah miras telah melewati batas.
Karena itu, ia meminta proses penegakan hukum yang sedang berjalan dikawal hingga tuntas sampai tahap pengadilan.
Menjadikan hafalan Surah Ad-Dhuha sebagai challenge berhadiah miras sudah melewati batas.Kita percayakan proses penegakan hukum kepada kepolisian dan kita kawal sampai tuntas hingga pengadilan,
kata Fahira.
Polisi Sudah Amankan Dua Orang
Perkara tersebut kini telah ditangani kepolisian.
Fahira mengapresiasi langkah cepat aparat yang melakukan penyelidikan serta meminta keterangan dari sejumlah pihak yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Perkembangan terbaru yang disampaikan dalam laporan RMOL menyebutkan Polres Metro Jakarta Utara telah mengamankan dua orang terkait perkara tersebut.
Perkembangan terbaru yang disampaikan dalam laporan RMOL menyebutkan Polres Metro Jakarta Utara telah mengamankan dua orang terkait perkara tersebut.
Namun, polisi masih mendalami peran masing-masing dan membuka kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
Dengan perkembangan itu, proses penyelidikan tidak hanya berhenti pada identifikasi orang yang berada di lokasi atau pihak yang pertama kali menyampaikan tantangan.
Dengan perkembangan itu, proses penyelidikan tidak hanya berhenti pada identifikasi orang yang berada di lokasi atau pihak yang pertama kali menyampaikan tantangan.
Menurut Fahira, rangkaian kejadian perlu direkonstruksi secara utuh agar perkara dapat diketahui secara lebih menyeluruh.
Ia menilai penyelidikan perlu mendalami siapa saja yang memiliki peran dalam munculnya tantangan tersebut, termasuk pihak yang memfasilitasi, menyediakan hadiah, maupun pihak yang memungkinkan kegiatan itu berlangsung.
Ia menilai penyelidikan perlu mendalami siapa saja yang memiliki peran dalam munculnya tantangan tersebut, termasuk pihak yang memfasilitasi, menyediakan hadiah, maupun pihak yang memungkinkan kegiatan itu berlangsung.
Berawal dari Promosi di Festival Musik
Peristiwa ini sebelumnya mencuat setelah potongan video yang beredar di media sosial memperlihatkan adanya promosi minuman keras gratis dalam rangkaian festival musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara. Dalam festival tersebut, Newport diketahui membuka sebuah stand pameran.
Di depan stand tersebut, sales dan pembawa acara disebut memberikan sebuah challenge kepada pengunjung.
Tantangannya adalah menghafal Surah Ad-Dhuha, dengan hadiah berupa minuman keras gratis bagi pengunjung yang mampu menghafalnya.
Potongan video mengenai aktivitas tersebut kemudian menjadi perhatian di media sosial.
Potongan video mengenai aktivitas tersebut kemudian menjadi perhatian di media sosial.
Peristiwa itu selanjutnya berlanjut ke ranah hukum setelah adanya laporan resmi kepada Polda Metro Jaya.
Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Laporan terkait promosi minuman keras yang dikaitkan dengan tantangan hafalan Al-Qur'an tersebut dibuat pada 11 Agustus 2026. Pelapornya adalah advokat Mochammad Rizki Abdullah dari Tim Hukum Muslim.
Dalam laporan tersebut, nama Revnaldo Ega atas nama brand NEWPORT (Orang Tua Group) tercatat sebagai pihak terlapor. Laporan itu teregister dengan nomor LP/B/5914/VIII/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.
Dengan adanya laporan tersebut, persoalan yang sebelumnya muncul melalui potongan video di media sosial kemudian masuk dalam proses penanganan aparat penegak hukum.
Fahira meminta agar proses tersebut berjalan secara menyeluruh.
Baginya, penyelidikan tidak cukup sekadar mencari siapa yang pertama kali melontarkan challenge, melainkan perlu menelusuri keseluruhan rangkaian yang membuat aktivitas tersebut dapat berlangsung di lokasi festival.
Fahira: Proses Hukum Harus Rekonstruksi Kejadian Secara Utuh
Dalam keterangannya, Fahira menekankan pentingnya proses hukum yang mampu merekonstruksi kejadian secara utuh.
Penelusuran, menurutnya, perlu mencakup pihak-pihak yang mempunyai peran dalam pelaksanaan aktivitas tersebut.
Hal itu mencakup pihak yang menyampaikan tantangan, pihak yang berperan atau memfasilitasi kegiatan, pihak yang menyediakan hadiah, serta pihak yang memungkinkan kegiatan tersebut berlangsung.
Perkembangan penyelidikan kepolisian menjadi bagian penting dalam mengungkap rangkaian peristiwa tersebut.
Hal itu mencakup pihak yang menyampaikan tantangan, pihak yang berperan atau memfasilitasi kegiatan, pihak yang menyediakan hadiah, serta pihak yang memungkinkan kegiatan tersebut berlangsung.
Perkembangan penyelidikan kepolisian menjadi bagian penting dalam mengungkap rangkaian peristiwa tersebut.
Terlebih, polisi telah mengamankan dua orang dan masih mendalami peran keduanya serta kemungkinan adanya pihak lain.
Sikap Fahira sekaligus menempatkan proses hukum sebagai jalur yang perlu ditempuh untuk menyelesaikan perkara.
Sikap Fahira sekaligus menempatkan proses hukum sebagai jalur yang perlu ditempuh untuk menyelesaikan perkara.
Ia menyatakan bahwa proses tersebut dipercayakan kepada kepolisian dan perlu dikawal sampai tuntas hingga pengadilan.
Dari Video yang Viral ke Proses Penyelidikan
Kasus ini memperlihatkan bagaimana sebuah aktivitas yang berlangsung di tengah festival musik kemudian menjadi perhatian publik setelah rekamannya beredar di media sosial.
Dalam video yang menjadi perhatian tersebut, terlihat promosi miras gratis di sela-sela festival The Sounds Project ketika Newport membuka stand pameran.
Di lokasi itu, sales dan pembawa acara disebut menawarkan tantangan kepada pengunjung untuk menghafal Surah Ad-Dhuha.
Di lokasi itu, sales dan pembawa acara disebut menawarkan tantangan kepada pengunjung untuk menghafal Surah Ad-Dhuha.
Hadiah yang ditawarkan dalam tantangan tersebut adalah miras gratis.
Peredaran potongan video tersebut kemudian diikuti laporan resmi ke Polda Metro Jaya.
Peredaran potongan video tersebut kemudian diikuti laporan resmi ke Polda Metro Jaya.
Selanjutnya, kepolisian melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah pihak.
Hingga 12 Agustus 2026, Polres Metro Jakarta Utara disebut telah mengamankan dua orang untuk kepentingan penanganan perkara.
Polisi masih mendalami peran kedua orang tersebut.
Polisi masih mendalami peran kedua orang tersebut.
Pada saat yang sama, aparat juga membuka kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Menunggu Proses Hukum Berjalan
Perkara tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha dengan hadiah miras tersebut kini berada dalam proses penanganan aparat.
Laporan kepada Polda Metro Jaya telah tercatat, sementara Polres Metro Jakarta Utara melakukan penyelidikan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan kejadian.
Fahira Idris menyatakan apresiasinya terhadap langkah cepat kepolisian.
Fahira Idris menyatakan apresiasinya terhadap langkah cepat kepolisian.
Namun, ia juga menekankan agar proses tersebut tidak berhenti pada permintaan maaf, melainkan berjalan melalui mekanisme hukum yang sedang ditempuh.
Hingga perkembangan yang diberitakan pada Rabu, 12 Agustus 2026, polisi masih mendalami peran dua orang yang telah diamankan dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Hingga perkembangan yang diberitakan pada Rabu, 12 Agustus 2026, polisi masih mendalami peran dua orang yang telah diamankan dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Penyelidikan juga diarahkan untuk memperoleh gambaran utuh mengenai siapa yang menginisiasi, berperan, memfasilitasi, menyediakan hadiah, hingga memungkinkan challenge tersebut berlangsung.
Dengan demikian, perkembangan berikutnya akan bergantung pada hasil penyelidikan kepolisian dan proses hukum terhadap laporan yang telah tercatat di Polda Metro Jaya.
(as)
#HafalanAlQuran #SurahAdDhuha #TheSoundsProject #Miras #FahiraIdris #Ancol #Polisi #Hukum #PoldaMetroJaya #PolresMetroJakartaUtara
Sumber utama: RMOL.ID, 12 Agustus 2026. Baca artikel sumber RMOL.ID
Dengan demikian, perkembangan berikutnya akan bergantung pada hasil penyelidikan kepolisian dan proses hukum terhadap laporan yang telah tercatat di Polda Metro Jaya.
(as)
#HafalanAlQuran #SurahAdDhuha #TheSoundsProject #Miras #FahiraIdris #Ancol #Polisi #Hukum #PoldaMetroJaya #PolresMetroJakartaUtara
Sumber utama: RMOL.ID, 12 Agustus 2026. Baca artikel sumber RMOL.ID


