Fatahillah313, Jakarta - Imam Besar Habib Rizieq Shihab (HRS) menegaskan dukungannya terhadap gerakan mahasiswa, buruh, dan berbagai elemen masyarakat yang memperjuangkan keadilan.
Namun di saat yang sama, ia mengingatkan pentingnya menjaga kemurnian gerakan agar tidak ditunggangi oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan politik tertentu.
Pernyataan tersebut disampaikan HRS saat menjawab pertanyaan dari Ihsan, Presiden Mahasiswa Universitas Pakuan sekaligus Koordinator Isu Reformasi Hukum BEM Seluruh Indonesia, dalam sebuah forum dialog yang membahas arah perjuangan mahasiswa dan dinamika gerakan sosial di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, mahasiswa mempertanyakan mengapa berbagai gerakan rakyat yang memperjuangkan keadilan sering berjalan sendiri-sendiri tanpa adanya persatuan yang kuat, serta menyoroti minimnya keterlibatan Front Persaudaraan Islam (FPI) dalam sejumlah aksi jalanan belakangan ini.
Dukungan untuk Mahasiswa dan Aktivis
Pernyataan tersebut disampaikan HRS saat menjawab pertanyaan dari Ihsan, Presiden Mahasiswa Universitas Pakuan sekaligus Koordinator Isu Reformasi Hukum BEM Seluruh Indonesia, dalam sebuah forum dialog yang membahas arah perjuangan mahasiswa dan dinamika gerakan sosial di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, mahasiswa mempertanyakan mengapa berbagai gerakan rakyat yang memperjuangkan keadilan sering berjalan sendiri-sendiri tanpa adanya persatuan yang kuat, serta menyoroti minimnya keterlibatan Front Persaudaraan Islam (FPI) dalam sejumlah aksi jalanan belakangan ini.
Dukungan untuk Mahasiswa dan Aktivis
Menjawab pertanyaan tersebut, HRS menegaskan bahwa FPI tetap memiliki komitmen yang sama dalam memperjuangkan amar makruf nahi mungkar, menegakkan keadilan, dan melawan kezaliman.
Menurutnya, FPI mendukung seluruh gerakan masyarakat selama dilakukan secara tulus demi kepentingan agama, bangsa, dan negara.
Menurutnya, FPI mendukung seluruh gerakan masyarakat selama dilakukan secara tulus demi kepentingan agama, bangsa, dan negara.
Kami mendukung selama gerakan-gerakan tersebut betul-betul murni untuk membela agama, bangsa, dan negara,
tegasnya.
HRS juga menolak segala bentuk intimidasi maupun kekerasan terhadap mahasiswa dan aktivis yang menyuarakan aspirasi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa mahasiswa memiliki hak untuk menyampaikan kritik, termasuk apabila ingin mengusulkan pergantian kepemimpinan nasional melalui mekanisme demokratis dan argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
FPI Disebut Tidak Berubah, Hanya Lebih Berhati-hati
HRS juga menolak segala bentuk intimidasi maupun kekerasan terhadap mahasiswa dan aktivis yang menyuarakan aspirasi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa mahasiswa memiliki hak untuk menyampaikan kritik, termasuk apabila ingin mengusulkan pergantian kepemimpinan nasional melalui mekanisme demokratis dan argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
FPI Disebut Tidak Berubah, Hanya Lebih Berhati-hati
Menanggapi pertanyaan mengenai perubahan pola gerakan FPI, HRS menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya tidak berubah dalam prinsip perjuangan.
Menurutnya, yang berubah hanyalah strategi dan ritme gerakan.
Ia menjelaskan bahwa pengalaman panjang sejak era Reformasi 1998 hingga pembubaran FPI pada tahun 2020 menjadi pelajaran penting untuk lebih cermat membaca situasi politik nasional.
Selama lebih dari dua dekade, kata HRS, FPI mengalami berbagai dinamika perjuangan, mulai dari bergerak sendiri tanpa dukungan kelompok lain hingga menghadapi berbagai tekanan politik dan hukum.
Karena itu, organisasi tersebut kini memilih lebih selektif dalam menentukan langkah perjuangan.
Menurutnya, yang berubah hanyalah strategi dan ritme gerakan.
Ia menjelaskan bahwa pengalaman panjang sejak era Reformasi 1998 hingga pembubaran FPI pada tahun 2020 menjadi pelajaran penting untuk lebih cermat membaca situasi politik nasional.
Selama lebih dari dua dekade, kata HRS, FPI mengalami berbagai dinamika perjuangan, mulai dari bergerak sendiri tanpa dukungan kelompok lain hingga menghadapi berbagai tekanan politik dan hukum.
Karena itu, organisasi tersebut kini memilih lebih selektif dalam menentukan langkah perjuangan.
Kami harus memperbaiki cara gerak supaya tidak tertipu di tengah jalan dan tidak ditunggangi oleh kepentingan tertentu,
ujarnya.
Mahasiswa Diingatkan Waspadai Provokator
Mahasiswa Diingatkan Waspadai Provokator
Bagian paling tegas dari pernyataan HRS adalah peringatannya terhadap pihak-pihak yang menurutnya berpotensi menunggangi gerakan mahasiswa.
Ia meminta mahasiswa untuk tidak mudah terpengaruh oleh tokoh-tokoh yang memiliki rekam jejak kontroversial, baik dari kalangan pengamat politik, lembaga survei, maupun aktivis yang pernah terlibat persoalan hukum.
Menurutnya, gerakan mahasiswa harus tetap independen dan tidak memberikan panggung kepada pihak-pihak yang hanya ingin memanfaatkan momentum untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
HRS menilai bahwa kredibilitas seseorang harus menjadi pertimbangan utama sebelum dilibatkan dalam gerakan sosial.
Ia menegaskan bahwa mahasiswa perlu melihat rekam jejak, integritas, serta konsistensi sikap seseorang sebelum menjadikannya rujukan atau tokoh inspirasi dalam perjuangan.
Ia meminta mahasiswa untuk tidak mudah terpengaruh oleh tokoh-tokoh yang memiliki rekam jejak kontroversial, baik dari kalangan pengamat politik, lembaga survei, maupun aktivis yang pernah terlibat persoalan hukum.
Menurutnya, gerakan mahasiswa harus tetap independen dan tidak memberikan panggung kepada pihak-pihak yang hanya ingin memanfaatkan momentum untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
HRS menilai bahwa kredibilitas seseorang harus menjadi pertimbangan utama sebelum dilibatkan dalam gerakan sosial.
Ia menegaskan bahwa mahasiswa perlu melihat rekam jejak, integritas, serta konsistensi sikap seseorang sebelum menjadikannya rujukan atau tokoh inspirasi dalam perjuangan.
Jangan sampai mahasiswa dijadikan alat atau kendaraan politik oleh pihak-pihak yang punya agenda tersembunyi,
katanya.
Minta Gerakan Tetap Murni
Minta Gerakan Tetap Murni
Dalam pandangannya, gerakan mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai penjaga moral bangsa.
Karena itu, HRS menekankan bahwa perjuangan mahasiswa harus tetap berorientasi pada kepentingan rakyat, bukan kepentingan elite atau kelompok tertentu.
Ia menyatakan bahwa FPI akan siap mendukung gerakan mahasiswa apabila perjuangan tersebut benar-benar dilandasi niat tulus untuk memperjuangkan keadilan dan kepentingan bangsa.
Menurutnya, kemurnian gerakan merupakan syarat utama agar perjuangan tidak kehilangan legitimasi di mata masyarakat.
Buka Ruang Dialog dengan BEM Seluruh Indonesia
Karena itu, HRS menekankan bahwa perjuangan mahasiswa harus tetap berorientasi pada kepentingan rakyat, bukan kepentingan elite atau kelompok tertentu.
Ia menyatakan bahwa FPI akan siap mendukung gerakan mahasiswa apabila perjuangan tersebut benar-benar dilandasi niat tulus untuk memperjuangkan keadilan dan kepentingan bangsa.
Menurutnya, kemurnian gerakan merupakan syarat utama agar perjuangan tidak kehilangan legitimasi di mata masyarakat.
Buka Ruang Dialog dengan BEM Seluruh Indonesia
Dalam forum tersebut, HRS juga membuka peluang kerja sama dan dialog yang lebih intensif antara mahasiswa dengan pengurus FPI.
Ia meminta jajaran pimpinan organisasi untuk menjalin komunikasi dengan kalangan BEM dan mahasiswa dari berbagai kampus.
Menurutnya, diskusi dan pertukaran gagasan menjadi langkah penting untuk memperkuat gerakan sosial yang berbasis argumentasi dan solusi.
HRS menegaskan bahwa mahasiswa dan elemen masyarakat sipil memiliki peran besar dalam mengawal demokrasi, menjaga keadilan, dan mengawasi jalannya pemerintahan.
Ia meminta jajaran pimpinan organisasi untuk menjalin komunikasi dengan kalangan BEM dan mahasiswa dari berbagai kampus.
Menurutnya, diskusi dan pertukaran gagasan menjadi langkah penting untuk memperkuat gerakan sosial yang berbasis argumentasi dan solusi.
HRS menegaskan bahwa mahasiswa dan elemen masyarakat sipil memiliki peran besar dalam mengawal demokrasi, menjaga keadilan, dan mengawasi jalannya pemerintahan.
Jangan Korbankan Mahasiswa
Menjelang akhir penyampaiannya, HRS memberikan pesan khusus kepada para aktivis kampus.
Ia mengingatkan agar mahasiswa tidak dijadikan korban dalam pertarungan kepentingan politik yang tidak mereka pahami secara utuh.
Menurutnya, ada kelompok-kelompok tertentu yang bersedia mengorbankan siapa saja demi mencapai tujuan politik mereka.
Karena itu, mahasiswa harus tetap kritis, cerdas, dan selektif dalam menentukan arah perjuangan.
Ia mengingatkan agar mahasiswa tidak dijadikan korban dalam pertarungan kepentingan politik yang tidak mereka pahami secara utuh.
Menurutnya, ada kelompok-kelompok tertentu yang bersedia mengorbankan siapa saja demi mencapai tujuan politik mereka.
Karena itu, mahasiswa harus tetap kritis, cerdas, dan selektif dalam menentukan arah perjuangan.
Mahasiswa jangan sampai dikorbankan. Jangan sampai menjadi alat bagi kepentingan yang tidak jelas,
pesannya.
HRS menutup pernyataannya dengan doa agar seluruh gerakan mahasiswa di Indonesia mendapatkan perlindungan Allah SWT dan mampu memperjuangkan aspirasi rakyat secara damai, bermartabat, serta tetap berada di jalur konstitusional.
Ia juga menegaskan bahwa berbagai elemen yang berada dalam lingkaran perjuangan FPI siap bersinergi dengan mahasiswa selama gerakan yang dibangun benar-benar murni untuk kepentingan agama, bangsa, dan negara.
(as)
#HabibRizieqShihab #HRS #FPI #MahasiswaBergerak #BEMSI #GerakanMahasiswa #ReformasiHukum #AktivisIndonesia #PolitikNasional #Indonesia #BeritaTerkini #FrontPersaudaraanIslam #DemokrasiIndonesia #AspirasiRakyat #KeadilanUntukRakyat
HRS menutup pernyataannya dengan doa agar seluruh gerakan mahasiswa di Indonesia mendapatkan perlindungan Allah SWT dan mampu memperjuangkan aspirasi rakyat secara damai, bermartabat, serta tetap berada di jalur konstitusional.
Ia juga menegaskan bahwa berbagai elemen yang berada dalam lingkaran perjuangan FPI siap bersinergi dengan mahasiswa selama gerakan yang dibangun benar-benar murni untuk kepentingan agama, bangsa, dan negara.
(as)
#HabibRizieqShihab #HRS #FPI #MahasiswaBergerak #BEMSI #GerakanMahasiswa #ReformasiHukum #AktivisIndonesia #PolitikNasional #Indonesia #BeritaTerkini #FrontPersaudaraanIslam #DemokrasiIndonesia #AspirasiRakyat #KeadilanUntukRakyat

