Ratusan Massa AMK Gelar Aksi Damai di Karawang, FPI dan Banser Kompak Tolak Kemaksiatan dan LGBT

Fatahillah313, Karawang – Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Karawang (AMK) menggelar aksi damai di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Karawang, 
Rabu (10/6/2026). 
Aksi yang berlangsung tertib dan kondusif tersebut menjadi sorotan publik karena menampilkan kebersamaan berbagai elemen masyarakat, termasuk Front Persaudaraan Islam (FPI) dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser), yang terlihat kompak mengawal jalannya kegiatan.

Aksi ini diikuti oleh beragam unsur masyarakat, mulai dari organisasi kemasyarakatan Islam, kalangan santri, ulama, tokoh masyarakat, hingga sejumlah lembaga swadaya masyarakat. 
Mereka menyampaikan aspirasi terkait penolakan terhadap berbagai bentuk kemaksiatan yang dinilai meresahkan masyarakat serta mendesak pemerintah daerah untuk mengambil langkah tegas terhadap tempat hiburan malam (THM) yang diduga beroperasi tanpa memenuhi persyaratan perizinan.


Simbol Persatuan dalam Menyuarakan Aspirasi 

Salah satu pemandangan yang menarik perhatian peserta aksi maupun masyarakat sekitar adalah kebersamaan anggota FPI dan Banser yang terlihat bergandengan tangan dan bersama-sama menjaga ketertiban selama demonstrasi berlangsung.

Momen tersebut dinilai menjadi simbol persatuan umat dalam menyampaikan aspirasi sosial dan moral. 
Di tengah berbagai perbedaan yang kerap menjadi sorotan publik, kedua elemen itu menunjukkan sikap saling menghormati demi menjaga kondusivitas dan keamanan aksi.

Kehadiran mereka yang berjalan berdampingan mendapat apresiasi dari peserta aksi maupun warga yang menyaksikan langsung jalannya demonstrasi.


Desak Penutupan Tempat Hiburan Bermasalah 

Koordinator aksi, Cecep Jasim, menegaskan bahwa gerakan yang dilakukan AMK bukan sekadar respons terhadap satu kasus yang tengah menjadi perhatian publik, melainkan bentuk kepedulian masyarakat terhadap masa depan generasi muda Karawang.

Menurutnya, masyarakat berharap pemerintah daerah dapat bertindak tegas terhadap berbagai aktivitas yang dianggap merusak moral serta melakukan pengawasan secara menyeluruh terhadap tempat-tempat usaha yang berpotensi menimbulkan keresahan sosial.
Kami ingin Karawang menjadi daerah yang bersih dari kemaksiatan dan berbagai aktivitas yang merusak moral masyarakat. Penegakan aturan harus dilakukan tanpa pandang bulu,
ujar Cecep Jasim di sela-sela aksi.

Massa juga mendesak agar seluruh tempat hiburan malam yang beroperasi di wilayah Karawang dievaluasi secara menyeluruh, terutama terkait legalitas usaha, kepatuhan terhadap regulasi daerah, dan dampaknya terhadap lingkungan sosial masyarakat.


Dipicu Dugaan Pesta Gay di Tempat Hiburan Malam 

Aksi tersebut dipicu oleh beredarnya video yang diduga memperlihatkan pesta gay di salah satu tempat hiburan malam di Karawang. 
Video itu menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat dan memunculkan berbagai reaksi.

Dalam aksi tersebut, massa meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan pelanggaran yang terjadi, termasuk pihak-pihak yang diduga memfasilitasi kegiatan tersebut apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum.

Selain itu, para peserta aksi juga menyuarakan penolakan terhadap praktik LGBT yang menurut mereka bertentangan dengan nilai-nilai agama dan norma sosial yang berlaku di tengah masyarakat Karawang.


Pemerintah Daerah Terima Aspirasi Massa 

Perwakilan Pemerintah Kabupaten Karawang yang menerima langsung perwakilan peserta aksi menyatakan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah.

Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan, edukasi, serta penguatan nilai-nilai sosial dan moral di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda.

Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban sosial sekaligus menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan daerah.


Berawal dari Masjid Al-Jihad, Berakhir Kondusif 

Aksi damai AMK dimulai dari titik kumpul di Masjid Al-Jihad Karawang sebelum peserta bergerak menuju Kantor Pemerintah Kabupaten Karawang. 
Sepanjang kegiatan berlangsung, peserta menjaga ketertiban dan mengikuti arahan koordinator lapangan maupun aparat keamanan yang bertugas.

Setelah seluruh tuntutan dan aspirasi disampaikan kepada pemerintah daerah, massa membubarkan diri secara tertib tanpa adanya insiden yang mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penyampaian aspirasi masyarakat dapat dilakukan secara damai, santun, dan tetap menghormati aturan yang berlaku.

Aksi damai yang digelar AMK ini menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam menyampaikan pandangan terkait persoalan sosial yang berkembang di daerah. 
Di sisi lain, pemerintah daerah diharapkan mampu menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan secara objektif, berdasarkan aturan hukum yang berlaku serta demi menjaga kondusivitas kehidupan masyarakat Karawang.

Klik video:

(as)
#Karawang #AMK #AksiDamai #FPI #Banser #AliansiMasyarakatKarawang #BeritaKarawang #JawaBarat #TolakKemaksiatan #PemkabKarawang #DemoKarawang #UmatBersatu #Karawang2026 #InfoKarawang #BeritaTerkini