Jejak Perjuangan di Hari Bahagia: Menghadiri Resepsi Putra KH. Muhammad Al-Khaththath Pelopor dan Tokoh Penting pergerakan umat Islam nasional

Fatahillah313, Bogor - Suasana sakral dan penuh kehangatan menyelimuti Gedung Paksur, Sukaraja, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu, 31 Januari 2026. 
Di tempat inilah sebuah momentum istimewa terukir: 
Resepsi pernikahan putra Guru kami yang merupakan salah satu pelopor dan tokoh penting pergerakan umat Islam nasional, KH. Muhammad Al-Khaththath (MAK), Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI).

Saya, Ahmad Saugi, bersama Ust. Namruddin DF, Ketua Umum Gerakan Muslim Jakarta (GMJ), berkesempatan menghadiri langsung acara penuh makna tersebut. 
Bukan sekadar undangan pernikahan, momen ini menjadi ruang pertemuan antara kebahagiaan keluarga, persaudaraan perjuangan, dan kenangan panjang perjalanan dakwah umat.


Ikatan Suci Dua Insan

Resepsi tersebut digelar untuk merayakan pernikahan:

Abdul Hadi Harisuddin
Putra keempat dari Bapak Muhammad Al-Khaththath & Ibu Ummu Hafidz

dengan

Alya Nabila
Putri kedua dari Bapak Rachmadi & Ibu Rusmiati

Akad nikah dilangsungkan pada pagi hari, disusul resepsi yang terbagi dalam dua sesi, sejak pukul 08.00–10.00 WIB dan 11.00–14.00 WIB. 
Alur acara tertata rapi, sederhana namun sarat khidmat, mencerminkan nilai-nilai kesahajaan dan keberkahan yang selalu diajarkan dalam keluarga besar pejuang umat.


Hadirnya Para Sahabat Perjuangan

Tampak hadir dalam satu momentum penting dan sakral ini sejumlah tokoh dan sahabat lama, di antaranya:

Bapak Nana Suryana, Bapak Subarkah, Bapak Ahmad Saugi, Ust. Namruddin DF, Bapak H. Supriyadi, Bapak Jundullah, Bapak Rafiq, Bapak Hasan, Bapak Heri Indarto

Pertemuan ini bukan sekadar temu fisik, melainkan temu sejarah. 
Wajah-wajah yang pernah ditempa dalam dinamika perjuangan umat kembali dipertautkan oleh sebuah hajatan keluarga yang penuh berkah.


Air Mata, Pelukan, dan Kenangan Perjuangan

Momen paling mengharukan terjadi saat kami disambut langsung oleh KH. Muhammad Al-Khaththath (MAK). 
Mata beliau tampak berkaca-kaca, menyiratkan haru yang dalam. 
Salam erat, pelukan hangat, dan senyum tulus menjadi bahasa yang tak perlu diterjemahkan.

Ingatan kami seketika melayang pada masa-masa perjuangan saat beliau masih dalam kondisi sehat, saat ide-ide besar digagas dan dilaksanakan bersama. 
Salah satu kenangan kuat yang kembali hidup adalah tentang GISS (Gerakan Indonesia Sholat Subuh), gerakan monumental yang beliau rintis dan gaungkan ke seluruh penjuru negeri.


Yel-Yel GISS yang Menggetarkan

Di luar dugaan, meski dalam kondisi sakit, semangat beliau justru tampak kembali menyala. 
Dengan suara lantang dan penuh daya, beliau memimpin kami meneriakkan yel-yel GISS, sebuah simbol konsistensi perjuangan yang tak pernah padam.


Indonesia… 
Sholat Subuh! (serempak kami sambut)

Sholat Subuh… 
Indonesia! (serempak kami sambut)

Indonesia Sholat Subuh…
Berkah, Aman, Sentosa! (serempak kami sambut)

Takbir!
Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!

Suasana seketika berubah menjadi lautan semangat. 
Di tengah keterbatasan fisik, jiwa perjuangan KH. Muhammad Al-Khaththath justru tampak utuh, ceria, cerah, dan penuh keyakinan.

Kenangan: doc. DEKLARASI GISS OLEH KH. M AL-KHATHTHATH,TABLIGH AKBAR,MILAD FPI YANG KE 5


Pesan Haru dari Sebuah Resepsi

Resepsi ini terkadang mengandung momen satu hal penting: 
Perjuangan tidak selalu berada di jalanan atau podium. 
Terkadang, ia hadir dalam bentuk pelukan, air mata, doa, dan kebersamaan di hari bahagia.
 
Dari Gedung Paksur, Bogor, tersampaikan pesan kuat, bahwa estafet perjuangan umat harus terus dijaga, dengan iman, persatuan, dan keteladanan.

Tahniyah wa Barakallahu laka wa baraka ‘alaika wa jama‘a bainakuma fi khair.

Selamat menempuh hidup baru kepada
Ananda 

Abdul Hadi Harisuddin
dan
Alya Nabila.

Semoga Allah ﷻ melimpahkan keberkahan dalam ikatan suci ini, menjadikan pernikahan kalian sebagai mitsaqon gholizho, ikatan kokoh yang dipenuhi cinta, sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Sebagai putra dari KH. Muhammad Al-Khaththath (MAK), salah satu pelopor dan tokoh penting pergerakan umat Islam nasional, semoga ananda mampu melanjutkan estafet nilai perjuangan, keteguhan iman, dan pengabdian kepada agama, umat, dan bangsa.

Doa kami, semoga rumah tangga ini menjadi sumber kebaikan, melahirkan generasi shalih dan shalihah, serta menjadi bagian dari barisan keluarga yang diridhai Allah hingga akhir hayat.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

— Ahmad Saugi

Oleh: Ahmad Saugi
#KHMuhammadAlKhaththath #Sekjen FUI #ForumUmatIslam #GerakanIndonesiaSholatSubuh #GISS #GMJ #SilaturahmiUmat #TokohPergerakanIslam #ResepsiPernikahan #Bogor