Pipiet Senja Wafat: Sastrawati, tokoh Pergerakan Islam, Putri Pahlawan Bangsa


Fatahillah313, Jakarta - Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Dunia sastra dan pergerakan Islam kembali berduka. Pipiet Senja, yang bernama asli Etty Hadiwati Arief, sastrawati produktif sekaligus aktivis Islam, telah wafat pada Senin malam, 29 September 2025, pukul 21.07 WIB di Depok, Jawa Barat.

Putri dari seorang pejuang kemerdekaan asal Cimahi ini bukan hanya dikenal sebagai penulis yang piawai, tetapi juga sebagai tokoh pergerakan Islam yang gigih menyuarakan nilai-nilai dakwah dan pejuang keadilan, dan kebangsaan. 
Kabar wafatnya disampaikan langsung oleh sang adik, Emmi Arief, melalui akun Facebook pribadinya.
Innalillahi wa innalillahi rojiun.... telah berpulang ke rahmatullah kakak tercinta Pipiet Senja/Etty Hadiwati Arief jam 21.07... selamat jalan manini, semoga husnul khotimah. Akan dikebumikan di TPU Cikutra Bandung Blok F," tulis Emmi.


Riwayat Sakit dan Detik-Detik Wafat

Sebelum wafat, Pipiet Senja sempat jatuh sakit pada 25 September 2025, ketika tengah menjenguk anaknya di Depok. Kondisinya menurun hingga akhirnya Allah memanggilnya pulang dengan tenang.

Jenazah akan dimakamkan di TPU Cikutra Bandung, Blok F, sebuah lokasi pemakaman yang juga menyimpan jejak banyak tokoh pergerakan dan pejuang bangsa.


Kiprah Panjang Pipiet Senja

Pipiet Senja tidak hanya meninggalkan karya sastra yang mendalam, tetapi juga jejak aktivisme yang panjang. Sebagai seorang muslimah tokoh pergerakan wanita, pejuang pena, ia dikenal kritis dalam mengangkat isu-isu umat, dakwah, serta kondisi bangsa.

Melalui tulisan-tulisannya, Pipiet Senja berusaha menjadikan sastra sebagai medium dakwah—sebuah perlawanan halus namun tajam terhadap berbagai bentuk ketidakadilan.

Bagi para pengagumnya, ia adalah “pena yang tidak pernah padam”, bahkan di tengah sakit sekalipun.
Warisan untuk Generasi

Kepergian Pipiet Senja menjadi kehilangan besar, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia sastra dan gerakan Islam Indonesia. Ia mewariskan teladan tentang bagaimana intelektual muslim bisa berperan aktif, berkontribusi, dan tetap teguh dalam perjuangan hingga akhir hayat.

Doa pun mengalir deras dari berbagai kalangan. Harapan umat satu: semoga Allah menempatkan almarhumah di tempat terbaik, menerima amal kebaikannya, serta menjadikannya teladan bagi generasi penerus.

إنا لله وإنا إليه راجعون.

(as)
#PipietSenja #EttyHadiwatiArief #AktivisIslam #SastrawatiMuslimah #PergerakanIslam #PejuangBangsa #TokohIndonesia #Innalillahi