Fatahillah313, Jakarta - Penanganan pascabencana di Kabupaten Tanah Datar terus bergerak dinamis memasuki hari keenam, Selasa (2/12/2025).
Team Reaksi Persada 212 Sumatera Barat, didukung HILMI FPI Bukittinggi dan HILMI FPI Riau, kembali menembus wilayah terdampak yang sebelumnya terisolasi total akibat longsor di jalur lingkar Danau Singkarak, salah satu rute vital penghubung antarnagari.
Akses Mulai Terbuka, Longsor Masih Dikerjakan
Setelah beberapa hari terputus, jalur lingkar Danau Singkarak menunjukkan progres signifikan. Saat ini, material longsor berupa bebatuan besar, akar pohon, dan timbunan tanah masih dalam proses pembersihan.
Dapur Umum Aman, Tapi Air Bersih Krisis
Sesampainya di Jorong Tanjung Sawah, Nagari Padang Laweh, tim mendapati situasi masyarakat dalam kondisi relatif stabil.
Survei Lapangan: Satu-Satunya Sumber Air untuk 700 Jiwa
Tim REAKSI PERSADA 212 bersama HILMI melakukan peninjauan menyeluruh ke lokasi sumber mata air bersama warga bernama Fadly, dan berkoordinasi dengan Wali Jorong Tanjung Sawah, Dasril.
Menurut Dasril, sumber mata air tersebut telah menjadi urat nadi kehidupan masyarakat setempat selama bertahun-tahun.
Rincian Kebutuhan Perbaikan: 400 Meter Pipa HDPE SNI
Berdasarkan perhitungan teknis di lapangan, dibutuhkan:
- 4 ball pipa HDPE SNI @ 100 meter
- Harga per ball: Rp3.500.000
Total: Rp14.000.000
- Bahan tambahan pendukung instalasi
Estimasi: Rp1.000.000
Total kebutuhan anggaran perbaikan: Rp15.000.000.
Anggaran ini akan memastikan pasokan air bersih kembali normal, menjadi prioritas mendesak bagi keberlangsungan hidup warga pascabencana.
Distribusi Bantuan dan Rencana Pendirian Posko Utama
Tak hanya melakukan pemetaan kerusakan, tim gabungan juga menyalurkan:
Bantuan diserahkan ke Posko Bencana Alam Malalo untuk didistribusikan kepada warga yang paling membutuhkan.
Sementara itu, Posko Bencana REAKSI PERSADA 212 untuk wilayah Tanah Datar direncanakan berpusat di Jorong Tanjung Sawah.
Komitmen Kemanusiaan Tanpa Henti
Kegiatan kemanusiaan ini menjadi bukti komitmen REAKSI PERSADA 212 dan HILMI dalam menghadirkan bantuan cepat dan tepat pada titik-titik kritis bencana.
Akses Mulai Terbuka, Longsor Masih Dikerjakan
Setelah beberapa hari terputus, jalur lingkar Danau Singkarak menunjukkan progres signifikan. Saat ini, material longsor berupa bebatuan besar, akar pohon, dan timbunan tanah masih dalam proses pembersihan.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mengoperasikan dua unit alat berat yang bekerja bertahap hingga mencapai Jorong Baiang, Nagari Guguak Malalo, berdekatan dengan Nagari Paninggahan di Kabupaten Solok.
Meski demikian, sejumlah segmen jalan masih menyisakan potensi bahaya bagi mobilitas logistik kemanusiaan.
Meski demikian, sejumlah segmen jalan masih menyisakan potensi bahaya bagi mobilitas logistik kemanusiaan.
Tim gabungan kemanusiaan memastikan akses dapat dilalui meski dengan kewaspadaan tinggi.
Dapur Umum Aman, Tapi Air Bersih Krisis
Sesampainya di Jorong Tanjung Sawah, Nagari Padang Laweh, tim mendapati situasi masyarakat dalam kondisi relatif stabil.
Dapur umum warga berjalan baik dan tidak mengalami kekurangan bahan pangan.
Namun, titik krusial ditemukan di sektor air bersih. Hasil peninjauan langsung menunjukkan instalasi pipa sepanjang ±400 meter yang menyalurkan air dari sumber mata air utama mengalami kerusakan parah dan terputus akibat tergerus longsor.
Kerusakan ini berdampak langsung pada lebih dari 700 jiwa, termasuk fasilitas ibadah, sekolah, hingga pasar tradisional.
Namun, titik krusial ditemukan di sektor air bersih. Hasil peninjauan langsung menunjukkan instalasi pipa sepanjang ±400 meter yang menyalurkan air dari sumber mata air utama mengalami kerusakan parah dan terputus akibat tergerus longsor.
Kerusakan ini berdampak langsung pada lebih dari 700 jiwa, termasuk fasilitas ibadah, sekolah, hingga pasar tradisional.
Pendistribusian air selama ini dilakukan secara swadaya oleh warga, tanpa pungutan biaya, menjadikannya infrastruktur vital yang tak tergantikan.
Survei Lapangan: Satu-Satunya Sumber Air untuk 700 Jiwa
Tim REAKSI PERSADA 212 bersama HILMI melakukan peninjauan menyeluruh ke lokasi sumber mata air bersama warga bernama Fadly, dan berkoordinasi dengan Wali Jorong Tanjung Sawah, Dasril.
Menurut Dasril, sumber mata air tersebut telah menjadi urat nadi kehidupan masyarakat setempat selama bertahun-tahun.
Kalau air ini tidak tersambung, seluruh aktivitas masyarakat lumpuh,
ujarnya.
Kerusakan instalasi membuat seluruh distribusi air berhenti total sejak hari pertama pascabencana, dan warga hanya bergantung pada stok terbatas bantuan air minum kemasan.
Kerusakan instalasi membuat seluruh distribusi air berhenti total sejak hari pertama pascabencana, dan warga hanya bergantung pada stok terbatas bantuan air minum kemasan.
Rincian Kebutuhan Perbaikan: 400 Meter Pipa HDPE SNI
Berdasarkan perhitungan teknis di lapangan, dibutuhkan:
- 4 ball pipa HDPE SNI @ 100 meter
- Harga per ball: Rp3.500.000
Total: Rp14.000.000
- Bahan tambahan pendukung instalasi
Estimasi: Rp1.000.000
Total kebutuhan anggaran perbaikan: Rp15.000.000.
Anggaran ini akan memastikan pasokan air bersih kembali normal, menjadi prioritas mendesak bagi keberlangsungan hidup warga pascabencana.
Distribusi Bantuan dan Rencana Pendirian Posko Utama
Tak hanya melakukan pemetaan kerusakan, tim gabungan juga menyalurkan:
- 16 dus air minum gelasan
- Pakaian layak pakai
Bantuan diserahkan ke Posko Bencana Alam Malalo untuk didistribusikan kepada warga yang paling membutuhkan.
Sementara itu, Posko Bencana REAKSI PERSADA 212 untuk wilayah Tanah Datar direncanakan berpusat di Jorong Tanjung Sawah.
Lokasi telah tersedia dan menunggu instruksi lebih lanjut dari DTN Persada 212, terkait kebutuhan tambahan dan operasionalisasi posko.
Komitmen Kemanusiaan Tanpa Henti
Kegiatan kemanusiaan ini menjadi bukti komitmen REAKSI PERSADA 212 dan HILMI dalam menghadirkan bantuan cepat dan tepat pada titik-titik kritis bencana.
Upaya pemulihan infrastruktur dasar, khususnya air bersih, dipandang sebagai langkah strategis dalam menormalkan kehidupan warga Tanah Datar setelah musibah.
Laporan langsung oleh Anda Aliff, untuk dokumentasi kemanusiaan REAKSI PERSADA 212 Sumbar, Selasa (2/12/2025).
Laporan langsung oleh Anda Aliff, untuk dokumentasi kemanusiaan REAKSI PERSADA 212 Sumbar, Selasa (2/12/2025).
(as)









