Fatahillah313, KEDIRI - Keluhan warga soal motor mendadak mogok setelah mengisi Pertalite kembali mencuat di sejumlah daerah di Jawa Timur.
Teranyar, puluhan motor di Kota Kediri dan Bangkalan mengalami kerusakan misterius yang diduga berkaitan dengan kualitas bahan bakar.
Pertamina pun langsung turun tangan dengan membuka posko aduan dan melakukan investigasi laboratorium.
Sejak Selasa (28/10), bengkel di kawasan Jalan Kili, Kota Kediri mendadak penuh sesak.
Warga berbondong-bondong membawa motor yang tiba-tiba mati usai mengisi bahan bakar jenis Pertalite di salah satu SPBU setempat.
Beberapa pengendara mengaku mencium aroma yang tak biasa dari bensin yang mereka beli.
Beberapa pengendara mengaku mencium aroma yang tak biasa dari bensin yang mereka beli.
Baunya beda, seperti ada alkoholnya,
ujar seorang warga.
Montir di bengkel tersebut juga menyebut sudah menangani tujuh kendaraan dengan gejala serupa, mulai dari mesin brebet, tenaga berkurang, hingga motor mati total.
Langkah Pertamina
Menanggapi keluhan yang merebak di berbagai kota, Pertamina Patra Niaga bergerak cepat.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Robert MV Dumat, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami konsumen.
Montir di bengkel tersebut juga menyebut sudah menangani tujuh kendaraan dengan gejala serupa, mulai dari mesin brebet, tenaga berkurang, hingga motor mati total.
Sidak Polisi dan Pemerintah Daerah
Menanggapi keresahan warga, Satreskrim Polres Kediri Kota bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan segera melakukan sidak ke sejumlah SPBU.
Menanggapi keresahan warga, Satreskrim Polres Kediri Kota bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan segera melakukan sidak ke sejumlah SPBU.
Pemeriksaan difokuskan pada tangki penyimpanan Pertalite untuk mendeteksi kemungkinan adanya campuran air atau zat lain.
Hasil awal menunjukkan tidak ada kandungan air, dan kualitas BBM masih dalam batas normal spesifikasi RON 90.
Sidak serupa juga dilakukan di Bangkalan, Madura, setelah laporan motor mogok bermunculan.
Hasil awal menunjukkan tidak ada kandungan air, dan kualitas BBM masih dalam batas normal spesifikasi RON 90.
Sidak serupa juga dilakukan di Bangkalan, Madura, setelah laporan motor mogok bermunculan.
Pemeriksaan oleh Dinas Koperasi dan Perdagangan Bangkalan memastikan Pertalite dan Pertamax di wilayah tersebut aman dan sesuai standar.
Langkah Pertamina
Menanggapi keluhan yang merebak di berbagai kota, Pertamina Patra Niaga bergerak cepat.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Robert MV Dumat, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami konsumen.
Kami telah membuka posko aduan di SPBU wilayah Kediri dan melakukan pengambilan sampel Pertalite untuk diuji di laboratorium Surabaya serta kilang Balongan,
jelasnya.
Dua posko aduan dibuka di SPBU Jalan Joyoboyo dan SPBU Ahmad Dahlan, Kecamatan Mojoroto, Kediri.
Masyarakat yang mengalami kerusakan kendaraan diminta datang membawa struk pembelian BBM agar dapat diverifikasi dan ditindaklanjuti.
Pertamina juga menegaskan kemungkinan ganti rugi akan diberikan jika hasil pemeriksaan membuktikan bahwa kerusakan kendaraan diakibatkan oleh kualitas BBM yang tidak sesuai standar.
Dua posko aduan dibuka di SPBU Jalan Joyoboyo dan SPBU Ahmad Dahlan, Kecamatan Mojoroto, Kediri.
Masyarakat yang mengalami kerusakan kendaraan diminta datang membawa struk pembelian BBM agar dapat diverifikasi dan ditindaklanjuti.
Pertamina juga menegaskan kemungkinan ganti rugi akan diberikan jika hasil pemeriksaan membuktikan bahwa kerusakan kendaraan diakibatkan oleh kualitas BBM yang tidak sesuai standar.
Fokus pada Quality Control
Menurut Robert, pihaknya telah melakukan pengawasan berlapis terhadap distribusi BBM mulai dari terminal hingga SPBU.
Menurut Robert, pihaknya telah melakukan pengawasan berlapis terhadap distribusi BBM mulai dari terminal hingga SPBU.
Pemeriksaan kualitas dilakukan secara rutin bersama lembaga independen seperti Lemigas dan Dirjen Migas.
Sejauh ini hasil uji lapangan menunjukkan bahwa kualitas Pertalite masih sesuai dengan spesifikasi resmi,
ujarnya.
Selain itu, Pertamina juga bekerja sama dengan bengkel mitra resmi untuk memeriksa kendaraan yang mengalami gangguan.
Selain itu, Pertamina juga bekerja sama dengan bengkel mitra resmi untuk memeriksa kendaraan yang mengalami gangguan.
Penelitian lebih lanjut akan dilakukan guna mengetahui apakah gangguan tersebut hanya dialami oleh motor keluaran lama atau juga kendaraan terbaru.
Himbauan untuk Masyarakat
Pertamina mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan segera melapor melalui Pertamina Contact Center 135 atau datang langsung ke posko pengaduan.
Setiap laporan akan ditangani dengan respons cepat oleh tim verifikasi, yang melibatkan pemeriksaan bahan bakar dan kendaraan.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan segera melapor melalui Pertamina Contact Center 135 atau datang langsung ke posko pengaduan.
Setiap laporan akan ditangani dengan respons cepat oleh tim verifikasi, yang melibatkan pemeriksaan bahan bakar dan kendaraan.
Kami memastikan pengawasan mutu BBM dilakukan dengan sangat ketat. Ini adalah komitmen Pertamina untuk menjaga kepercayaan publik,
tegas Robert.
Fenomena motor mogok usai isi Pertalite kembali jadi sorotan publik.
Fenomena motor mogok usai isi Pertalite kembali jadi sorotan publik.
Walau hasil sidak sementara menunjukkan tidak ada penyimpangan mutu BBM, Pertamina tetap melakukan pemeriksaan mendalam di laboratorium.
Warga diimbau untuk tetap waspada, menyimpan struk pembelian, dan segera melapor jika mengalami gejala serupa pada kendaraannya.
(as)
#Pertalite #Pertamina #MotorMogok #Kediri #Bangkalan #BBM #Otomotif #BeritaTerkini #Investigasi #EnergiNasional

