Sejak sore hari, lautan manusia telah mengalir tanpa henti menuju lokasi, meskipun acara resmi baru dimulai selepas salat Isya. Gelombang massa semakin membesar menjelang malam, membentuk barisan panjang yang penuh semangat religius. Wajah-wajah jamaah bercahaya dengan lantunan shalawat yang menggema di seluruh sudut kawasan, menandai kerinduan mendalam umat kepada Rasulullah ﷺ.
Tema Besar: Revolusi Akhlak untuk Indonesia Berkah
Peringatan Maulid kali ini mengangkat tema “Revolusi Akhlak untuk Indonesia Berkah” – sebuah seruan moral yang kian relevan di tengah situasi bangsa yang dilanda krisis multidimensi. Tema ini menjadi penegasan bahwa membangun Indonesia tidak cukup hanya dengan infrastruktur fisik, melainkan harus dimulai dari pembenahan akhlak, moral, dan spiritualitas rakyat serta pemimpinnya.
Para ulama dan habaib menegaskan, revolusi sejati bukanlah melalui kekerasan, melainkan melalui perubahan akhlak mulia yang diteladankan Rasulullah ﷺ. Dari sanalah lahir masyarakat yang berkeadilan, penuh persaudaraan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai syariat Islam dalam bingkai kebangsaan.
Kehadiran Tokoh Nasional dan Ulama Ternama
Hadir langsung Imam Besar Habib Rizieq Syihab bersama jajaran pimpinan Tripilar Perjuangan (FPI, PERSADA 212, dan GNPF-Ulama), tokoh nasional Prof. Dr. Din Syamsuddin, MA, Kehadiran mereka disambut dengan gegap gempita takbir, shalawat, dan pekikan semangat dari jamaah.
Tak hanya itu, deretan tokoh nasional, habaib dari berbagai wilayah, serta ratusan ustadz dan dai turut hadir. Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa Maulid Nabi bukan sekadar ritual, melainkan momentum konsolidasi umat Islam dalam memperjuangkan cita-cita besar bangsa.
Menariknya, di sela acara, dilangsungkan pula akad nikah Sekretaris Umum DPP FPI, Habib Ali bin Abubakar Alatas, menambah suasana khidmat bercampur haru. Ribuan jamaah yang hadir seakan menjadi saksi keluarga besar terhadap momentum sakral itu.
Surat Terbuka DPP FPI: Menegaskan Sikap atas Kondisi Negeri
Puncak perhatian jamaah bukan hanya pada tausiyah dan lantunan maulid, melainkan pada pembacaan Surat Terbuka DPP FPI terkait kondisi bangsa Indonesia hari ini. Surat tersebut berisi kritik tajam terhadap situasi politik, hukum, dan ekonomi yang dinilai semakin menyengsarakan rakyat.
Isi surat menyoroti:
- Ketidakadilan hukum yang kian nyata dalam kasus-kasus kriminalisasi ulama dan aktivis.
- Pemerintahan yang dinilai gagal menyejahterakan rakyat, justru lebih sibuk menjaga kepentingan oligarki.
- Seruan moral untuk kembali kepada jalan revolusi akhlak sebagai solusi menyeluruh.
Surat ini dibacakan di hadapan puluhan ribu jamaah, dan disambut dengan pekikan takbir serta shalawat panjang. Tayangan langsung melalui Islamic Brotherhood Television (IBTV) di kanal YouTube resmi mereka memperluas gaung pesan ini hingga ke seluruh pelosok Indonesia dan diaspora Muslim di luar negeri.
🔗 Tayangan lengkap: Klik di sini
Semangat Persaudaraan dan Partisipasi Umat
Acara ini tak hanya menampilkan semangat spiritual, tetapi juga menggerakkan partisipasi nyata umat. Panitia membuka jalur kontribusi melalui rekening resmi Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk mendukung jalannya acara dan perjuangan dakwah:
Acara ini tak hanya menampilkan semangat spiritual, tetapi juga menggerakkan partisipasi nyata umat. Panitia membuka jalur kontribusi melalui rekening resmi Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk mendukung jalannya acara dan perjuangan dakwah:
BSI 7309782687 (Kode Bank 451)
Atas Nama: Front Persaudaraan Islam
Konfirmasi: Ustadz Amir Hasanudin (+62 858-1968-7290)
Sementara itu, donasi untuk mendukung media perjuangan FPI juga dibuka melalui rekening:
BSI 7309782342 (Kode Bank 451)
Atas Nama: Media Persaudaraan Islam
Konfirmasi: Ustadz Muhammad Syukron (0814 1111 9212)
Media Dakwah dan Jaringan Persaudaraan
DPP FPI menegaskan bahwa dakwah hari ini tidak bisa lepas dari peran media digital. Karena itu, jamaah dan umat diimbau untuk aktif mendukung penyebaran konten dakwah melalui berbagai platform resmi:
- YouTube: Official Islamic Brotherhood TV
- Telegram: IBTV_Official
- WhatsApp Channel: Klik di sini
Seruan Like, Comment, Share & Subscribe pun digaungkan agar pesan dakwah dan perjuangan bisa menjangkau lebih luas, sekaligus menjadi bagian dari jihad media yang tengah digelorakan umat Islam.
Lebih dari Sekadar Maulid
Maulid Akbar di Petamburan bukan sekadar acara perayaan kelahiran Nabi. Ia adalah arena konsolidasi umat, panggung perlawanan moral, sekaligus momen penguatan jaringan perjuangan Islam di Indonesia.
Dengan tema revolusi akhlak, acara ini kembali mengingatkan bahwa Rasulullah ﷺ datang membawa risalah peradaban, bukan hanya ritual. Dari Petamburan, seruan perubahan moral bangsa kembali menggema, menegaskan bahwa masa depan Indonesia hanya bisa diraih dengan membangun masyarakat berakhlak mulia.
(as)
#RevolusiAkhlak #FrontPersaudaraanIslam #IBTV #HabibRizieq #MaulidAkbar



