Fatahillah313, Jakarta - Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran memicu gelombang protes global.
Dari Amerika Latin hingga Afrika, dari Eropa hingga Washington DC, massa turun ke jalan mengecam operasi militer yang dianggap memicu ketegangan baru di Timur Tengah.
Aksi pembakaran bendera, bentrokan antar kelompok demonstran, hingga kritik keras dari sekutu NATO memperlihatkan dunia yang semakin terbelah.
Gelombang Protes Global: Dari Brasil hingga Pakistan
Di Brasil, puluhan demonstran berkumpul di depan Konsulat Jenderal Amerika Serikat.
Ketegangan geopolitik yang dipicu oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran tidak hanya memicu respons militer dari Teheran, tetapi juga memantik kemarahan publik di berbagai belahan dunia.
Di Brasil, puluhan demonstran berkumpul di depan Konsulat Jenderal Amerika Serikat.
Massa melakukan aksi simbolik dengan membakar bendera Amerika Serikat dan Israel sebagai bentuk protes terhadap operasi militer yang mereka anggap sebagai bentuk imperialisme modern di Timur Tengah.
Dalam orasinya, para demonstran menyebut serangan terhadap Iran sebagai upaya untuk menguasai sumber daya dan geopolitik kawasan tersebut.
Dalam orasinya, para demonstran menyebut serangan terhadap Iran sebagai upaya untuk menguasai sumber daya dan geopolitik kawasan tersebut.
Mereka meneriakkan slogan-slogan anti-imperialisme yang menggema di sekitar gedung konsulat.
Ini adalah momen bersejarah ketika Republik Islam Iran dapat memberikan pukulan besar terhadap imperialisme Amerika,
ujar salah satu orator dalam aksi tersebut.
Situasi serupa juga terjadi di Pakistan.
Situasi serupa juga terjadi di Pakistan.
Ratusan massa berkumpul di depan Konsulat Amerika Serikat untuk mengecam serangan yang dilancarkan Washington dan Tel Aviv.
Aksi yang awalnya berlangsung damai berubah menjadi tegang ketika sebagian demonstran melempari gedung konsulat dengan batu dan membakar gerbang utama.
Aksi yang awalnya berlangsung damai berubah menjadi tegang ketika sebagian demonstran melempari gedung konsulat dengan batu dan membakar gerbang utama.
Aparat keamanan setempat akhirnya menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang semakin sulit dikendalikan.
Ketegangan di Eropa: Demonstran Pro-Iran Bentrok dengan Diaspora
Ketegangan di Eropa: Demonstran Pro-Iran Bentrok dengan Diaspora
Gelombang protes tidak hanya terjadi di negara-negara berkembang.
Di Milan, Italia, situasi memanas ketika demonstran yang mendukung Iran berhadapan langsung dengan diaspora Iran yang justru mendukung Amerika Serikat dan Israel.
Kedua kelompok terlibat adu argumen panas di depan kantor konsulat Amerika Serikat.
Kedua kelompok terlibat adu argumen panas di depan kantor konsulat Amerika Serikat.
Polisi setempat terpaksa mengerahkan personel tambahan untuk mencegah bentrokan fisik yang lebih besar.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa konflik di Timur Tengah tidak hanya berdampak pada negara-negara di kawasan tersebut, tetapi juga memicu polarisasi politik di komunitas diaspora internasional.
Aksi Solidaritas di Afrika: Dukungan untuk Iran Menggema
Peristiwa ini menunjukkan bahwa konflik di Timur Tengah tidak hanya berdampak pada negara-negara di kawasan tersebut, tetapi juga memicu polarisasi politik di komunitas diaspora internasional.
Aksi Solidaritas di Afrika: Dukungan untuk Iran Menggema
Di negara bagian Niger, Nigeria, aksi demonstrasi berlangsung dalam bentuk long march.
Para demonstran berjalan beriringan membawa spanduk dan meneriakkan slogan dukungan terhadap Iran.
Dalam pernyataan yang disampaikan kepada media, seorang peserta aksi mengatakan mereka turun ke jalan untuk menunjukkan penolakan terhadap serangan militer yang dianggap menewaskan banyak korban sipil.
Dalam pernyataan yang disampaikan kepada media, seorang peserta aksi mengatakan mereka turun ke jalan untuk menunjukkan penolakan terhadap serangan militer yang dianggap menewaskan banyak korban sipil.
Kami di sini untuk menunjukkan ketidaksetujuan kami terhadap serangan yang dilakukan oleh Amerika dan Israel terhadap Republik Islam Iran,
ujarnya.
Para demonstran juga menyebut bahwa korban konflik bukan hanya tokoh militer atau ilmuwan, tetapi juga anak-anak sekolah dan warga sipil tak berdosa.
Protes Juga Terjadi di Amerika Serikat
Para demonstran juga menyebut bahwa korban konflik bukan hanya tokoh militer atau ilmuwan, tetapi juga anak-anak sekolah dan warga sipil tak berdosa.
Protes Juga Terjadi di Amerika Serikat
Gelombang kritik tidak hanya datang dari luar negeri.
Di dalam negeri Amerika Serikat sendiri, aksi protes muncul di dekat Gedung Putih di Washington DC.
Puluhan aktivis dari kelompok March for Democracy menggelar demonstrasi yang menuntut pemakzulan Presiden Donald Trump.
Aksi tersebut berlangsung di sekitar Monumen Washington, dengan beberapa demonstran mengenakan kostum tahanan serta topeng besar yang menggambarkan Donald Trump dan Wakil Presiden JD Vance.
Para demonstran menilai keputusan pemerintah untuk melancarkan serangan bersama Israel terhadap Iran berpotensi menyeret Amerika Serikat ke dalam konflik besar yang berkepanjangan di Timur Tengah.
Operasi Militer dan Serangan Balasan Iran
Puluhan aktivis dari kelompok March for Democracy menggelar demonstrasi yang menuntut pemakzulan Presiden Donald Trump.
Aksi tersebut berlangsung di sekitar Monumen Washington, dengan beberapa demonstran mengenakan kostum tahanan serta topeng besar yang menggambarkan Donald Trump dan Wakil Presiden JD Vance.
Para demonstran menilai keputusan pemerintah untuk melancarkan serangan bersama Israel terhadap Iran berpotensi menyeret Amerika Serikat ke dalam konflik besar yang berkepanjangan di Timur Tengah.
Operasi Militer dan Serangan Balasan Iran
Serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel dilancarkan pada hari Sabtu.
Presiden Donald Trump bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan operasi tersebut bertujuan menghancurkan kemampuan rudal Iran.
Namun respons dari Teheran berlangsung cepat.
Korps Garda Revolusi Iran mengumumkan bahwa mereka telah meluncurkan serangan rudal dan drone skala besar terhadap Israel.
Selain itu, sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk juga dilaporkan menjadi sasaran, termasuk yang berada di:
Serangan ini meningkatkan kekhawatiran bahwa konflik dapat berkembang menjadi perang regional besar di Timur Tengah.
Retaknya Hubungan AS dengan Sekutu NATO
Namun respons dari Teheran berlangsung cepat.
Korps Garda Revolusi Iran mengumumkan bahwa mereka telah meluncurkan serangan rudal dan drone skala besar terhadap Israel.
Selain itu, sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk juga dilaporkan menjadi sasaran, termasuk yang berada di:
- Uni Emirat Arab
- Bahrain
- Qatar
- Irak
- Kuwait
Serangan ini meningkatkan kekhawatiran bahwa konflik dapat berkembang menjadi perang regional besar di Timur Tengah.
Retaknya Hubungan AS dengan Sekutu NATO
Ketegangan tidak hanya terjadi di medan perang.
Hubungan diplomatik antara Washington dan beberapa sekutu Eropa juga mengalami keretakan.
Presiden Donald Trump secara terbuka mengecam Inggris dan Spanyol karena menolak memberikan akses pangkalan militer mereka untuk digunakan dalam operasi serangan terhadap Iran.
Trump bahkan menyebut Perdana Menteri Inggris Keir Starmer sebagai pihak yang tidak kooperatif.
Lebih jauh lagi, ia mengancam akan memutus hubungan perdagangan dengan Spanyol sebagai bentuk tekanan politik.
Pernyataan keras tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz, dan menandai meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dengan sejumlah mitra Eropa.
Spanyol: Serangan Melanggar Hukum Internasional
Presiden Donald Trump secara terbuka mengecam Inggris dan Spanyol karena menolak memberikan akses pangkalan militer mereka untuk digunakan dalam operasi serangan terhadap Iran.
Trump bahkan menyebut Perdana Menteri Inggris Keir Starmer sebagai pihak yang tidak kooperatif.
Lebih jauh lagi, ia mengancam akan memutus hubungan perdagangan dengan Spanyol sebagai bentuk tekanan politik.
Pernyataan keras tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz, dan menandai meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dengan sejumlah mitra Eropa.
Spanyol: Serangan Melanggar Hukum Internasional
Pemerintah Spanyol bereaksi keras terhadap operasi militer tersebut.
Perdana Menteri Pedro Sánchez mengecam serangan AS–Israel sebagai pelanggaran hukum internasional.
Ia menegaskan bahwa perang yang dimulai tanpa persetujuan Kongres Amerika Serikat maupun Dewan Keamanan PBB dapat merusak tatanan hukum internasional.
Sánchez juga menekankan bahwa dunia tidak boleh terjebak dalam logika perang tanpa batas.
Menurutnya, meskipun banyak pihak mengkritik pemerintahan Iran, hal itu tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan intervensi militer sepihak.
Ia menyerukan de-eskalasi segera dan penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.
Netizen Soroti Ekspresi Wajah Trump
Perdana Menteri Pedro Sánchez mengecam serangan AS–Israel sebagai pelanggaran hukum internasional.
Ia menegaskan bahwa perang yang dimulai tanpa persetujuan Kongres Amerika Serikat maupun Dewan Keamanan PBB dapat merusak tatanan hukum internasional.
Sánchez juga menekankan bahwa dunia tidak boleh terjebak dalam logika perang tanpa batas.
Menurutnya, meskipun banyak pihak mengkritik pemerintahan Iran, hal itu tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan intervensi militer sepihak.
Ia menyerukan de-eskalasi segera dan penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.
Netizen Soroti Ekspresi Wajah Trump
Di tengah meningkatnya ketegangan global, perhatian publik di media sosial justru tertuju pada ekspresi wajah Presiden Donald Trump.
Sejumlah video dan foto yang beredar memperlihatkan Trump tampil dengan ekspresi yang dinilai tidak bersemangat seperti biasanya.
Banyak netizen berspekulasi bahwa perubahan ekspresi tersebut berkaitan dengan tekanan politik dan militer akibat serangan balasan Iran serta meningkatnya kritik internasional terhadap kebijakan Washington.
Walau demikian, belum ada pernyataan resmi dari Gedung Putih terkait spekulasi tersebut.
Dunia di Ambang Eskalasi Baru
Sejumlah video dan foto yang beredar memperlihatkan Trump tampil dengan ekspresi yang dinilai tidak bersemangat seperti biasanya.
Banyak netizen berspekulasi bahwa perubahan ekspresi tersebut berkaitan dengan tekanan politik dan militer akibat serangan balasan Iran serta meningkatnya kritik internasional terhadap kebijakan Washington.
Walau demikian, belum ada pernyataan resmi dari Gedung Putih terkait spekulasi tersebut.
Dunia di Ambang Eskalasi Baru
Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran kini telah melampaui batas kawasan Timur Tengah.
Gelombang demonstrasi global, kritik keras dari sekutu NATO, hingga serangan balasan militer menunjukkan bahwa dunia sedang memasuki fase ketegangan geopolitik yang semakin kompleks.
Jika eskalasi tidak segera dikendalikan, konflik ini berpotensi berkembang menjadi krisis internasional yang lebih luas, dengan dampak besar terhadap stabilitas politik, ekonomi, dan keamanan global.
(as)
Gelombang demonstrasi global, kritik keras dari sekutu NATO, hingga serangan balasan militer menunjukkan bahwa dunia sedang memasuki fase ketegangan geopolitik yang semakin kompleks.
Jika eskalasi tidak segera dikendalikan, konflik ini berpotensi berkembang menjadi krisis internasional yang lebih luas, dengan dampak besar terhadap stabilitas politik, ekonomi, dan keamanan global.
(as)
#Iran #KonflikTimurTengah #DemoAntiAS #GeopolitikDunia #IranIsraelWar #GlobalProtest #TimurTengahMemanas #PolitikInternasional

