Berlangsung Meriah! DKM Masjid Rabiatul Adawiyah Gelar Festival Anak Yatim 1448 H, Santuni 250 Anak Yatim dengan Penuh Kasih

 











Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, DKM Masjid Rabiatul Adawiyah bekerja sama dengan Pengurus Lingkungan Perum Grand Nusa Indah, Cileungsi, Kabupaten Bogor, sukses menggelar Festival Anak Yatim 1448 H yang berlangsung meriah, penuh kebahagiaan, dan sarat nilai kepedulian sosial.
Sejak pukul 08.00 WIB, ratusan anak yatim mulai memasuki area Masjid Rabiatul Adawiyah dengan wajah ceria. Kehadiran mereka disambut hangat oleh panitia, para donatur, dan masyarakat yang telah memadati lokasi acara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang dibawakan oleh Ananda Nadifa, disertai sari tilawah oleh Ananda Haifa yang menghadirkan suasana khusyuk dan penuh keberkahan.
Dalam sambutannya, Ketua DKM Masjid Rabiatul Adawiyah, Budiarto, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya Festival Anak Yatim yang kini telah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya.
"Alhamdulillah, kegiatan ini telah menjadi agenda rutin DKM Masjid Rabiatul Adawiyah setiap tahunnya. Terima kasih kepada seluruh donatur, baik dari instansi maupun perorangan, para panitia, serta seluruh pihak yang telah membantu sehingga acara ini berjalan dengan lancar. Kami juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaannya," ujarnya.
Selanjutnya, Dewan Pembina DKM Masjid Rabiatul Adawiyah, Ustadz Achmad Muti, Lc., M.S.I., menyampaikan tausiyah yang mengangkat tema pentingnya menyantuni anak yatim sebagaimana diperintahkan Allah SWT dalam Al-Qur'an. Beliau juga mengingatkan agar umat Islam tidak menghardik ataupun menyakiti hati anak yatim.
Sebelum memulai tausiyahnya, Ustadz Achmad Muti terlebih dahulu melantunkan dua buah pantun yang mengundang gelak tawa dan tepuk tangan para anak yatim serta tamu undangan, sehingga suasana menjadi semakin hangat dan penuh keakraban.
Memasuki sesi berikutnya, para peserta menikmati hidangan ringan (snack time), sebelum Ketua Panitia, Enang Alimudin, menyampaikan laporan kegiatan.
Dalam keterangannya kepada Jurnalis Media Suara Mabes, Enang Alimudin mengungkapkan rasa syukurnya atas meningkatnya jumlah penerima santunan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.
"Alhamdulillah, pada tahun sebelumnya jumlah anak yatim yang menerima santunan sebanyak 200 orang. Tahun 1448 Hijriah ini meningkat menjadi 250 anak yatim. Kami berharap setiap tahun jumlah penerima manfaat terus bertambah seiring meningkatnya kepedulian para donatur," ungkapnya.
Kemeriahan acara semakin terasa saat Kak Gilang dan Tim tampil menghibur para peserta dengan berbagai permainan edukatif, hiburan Islami, serta interaksi yang membuat anak-anak tampak ceria dan penuh semangat.
Momen paling mengharukan terjadi ketika dilakukan penyerahan santunan secara simbolis kepada perwakilan anak yatim. Selain memperoleh bingkisan, seluruh anak yatim juga menerima santunan sebesar Rp250.000 per orang sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang dari para donatur.
Acara semakin semarak dengan penampilan Ananda Ajima yang membawakan lagu Kemarin, disusul narasi inspiratif dari Ibu Feby yang menyentuh hati para hadirin.
Menjelang berakhirnya kegiatan, Ustadz Indra memimpin doa penutup, memohon keberkahan kepada Allah SWT bagi seluruh anak yatim, para donatur, panitia, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan mulia tersebut.
Festival Anak Yatim 1448 Hijriah ditutup dengan penuh rasa syukur. Selain disuguhi berbagai hiburan, anak-anak yatim juga menikmati aneka hidangan yang telah disiapkan panitia, sehingga suasana kebersamaan, kasih sayang, dan kebahagiaan begitu terasa sepanjang acara.
Festival Anak Yatim ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial yang dibangun melalui kebersamaan masyarakat mampu menghadirkan senyum dan harapan bagi anak-anak yatim. DKM Masjid Rabiatul Adawiyah berharap kegiatan ini terus menjadi tradisi kebaikan yang semakin besar manfaatnya pada tahun-tahun mendatang.
Jurnalis : Hapzon Effendi, S.Pd.