Fatahillah313, CILODONG - Calon Wali Kota Depok 2024, PKS telah menetapkan Imam Budi Hartono, bukan dr Gamal Albinsaid.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Depok telah melakukan penjaringan terhadap calon Walikota Depok untuk Pemilihan Kepala Daerah /Pilkada 2024.
Hasil penjaringan menunjukkan Imam Budi Hartono (IBH) keluar sebagai kandidat kuat sebagai calon Walikota Depok 2024.
Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Depok, Mohammad Hafid Nasir mengucapkan terima kasih kepada DPD PKS Kota Depok yang sudah melakukan proses penjaringan Bakal Calon Walikota Depok untuk Pilkada Depok tahun 2024.
“Alhamdulillah, nama Wakil Wali Kota Imam Budi Hartono menjadi calon terkuat untuk dicalonkan sebagai Walikota Depok pada Pilkada Depok tahun 2024,” kata Hafid, Senin (17/7/2023).
Dia menjelaskan penjaringan ini dilakukan melalui unit pembinaan anggota yang mewakili seluruh kader di Kota Depok, termasuk juga yang diusulkan lewat struktur tingkat kecamatan dan kelurahan.
“Imam Budi Hartono sangat tepat untuk kita usung bersama sebagai calon wali kota," paparnya.
Menurut Hafid, kiprah IBH di dua puluh tahun terakhir sangat bagus karena pernah menjabat sebagai anggota legislatif di tingkat Kota Depok.
"Dia juga pernah jadi anggota legislatif di tingkat Provinsi Jawa Barat dan sekarang di eksekutif sebagai Wakil Wali Kota Depok,” lanjutnya.
Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono akan jadi calon kuat Wali Kota 2024 dari PKS (Warta Kota)
Anggota Komisi B DPRD Kota Depok ini menambahkan Imam Budi Hartono juga lulus S1 dan S2 di salah satu perguruan tinggi terbaik yaitu Universitas Indonesia.
"Jika amanah wali kota Depok diberikan kepadanya, maka komunikasi dan koordinasi akademisi UI dengan Pemerintah Kota Depok diharapkan akan lebih baik lagi," tutur Hafid.
Sebagai alumni UI, lanjut Hafid, IBH bisa meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan semua perguruan tinggi yang ada di Kota Depok sehingga konsep pembangunan pentahelix dapat terus berlanjut.
"Konsep pentahelix ini menekankan partisipasi unsur pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media untuk pembangunan kota," tuturnya.
Hafid yang juga caleg untuk DPRD Kota Depok ini mengungkapkan kolaborasi pentahelix dapat mengembangkan inovasi pengetahuan yang memiliki potensi untuk dikapitalisasi atau ditransformasi untuk Kota Depok.
"Dengan pentahelix, pembangunan ke depan lebih baik lagi sehingga diharapkan dapat mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs). Artinya keberhasilan pembangunan yang sudah ada dapat dilanjutkan untuk kesejahteran warga Kota Depok lagi," ucapnya.
Menurut Hafid, kepemimpinan Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono sebagai Walikota dan Wakil Walikota Depok secara de facto hingga 2024 (pilkada serentak).
Namun perencanaan pembangunan telah dituangkan dalam RPJMD Kota Depok, yaitu untuk periode 2021-2026). Karena itu, Walikota Depok mendatang adalah sosok yang memahami dokumen perencanaan Kota Depok
"Sangat tepatlah jika kader-kader PKS mengusulkan IBH sebagai calon kuat wali kota mendatang," imbuhnya.
Pencalonan IBH juga sangat relevan mengingat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) baru saja menunjuk Kota Depok mewakili Indonesia pada Ajang Kota Kreatif UNESCO di bidang media arts pada tahun 2023 ini.
"Saya sebagai Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Depok mendukung pencalonan pak IBH. Calon Walikota Depok ke depan haruslah sosok yang menoreh banyak prestasi di masa kepemimpinannya,” tandas Pak Hafid.
Kaesang didorong maju Pilkada Depok
Pernyataan Kaesang Pengarep yang ingin maju dalam Pilkada 2024 melalui akun Youtube Kaesang Pangarep by Gk Hebat disambut beragam oleh para politisi di Tanah Air.
PDIP Perjuangan Kota Depok menyambut baik niat putra bungsu Presiden Jokowi ini.
"Welcome to Depok Mas Kaesang," kata Ketua DPC PDIP Kota Depok Hendrik Tangke Allo, Senin (12/6/2023).
Dia pun menertawakan reaksi PKS melalui Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera yang menyatakan 'Welcome to the Jungle' terhadap Kaesang.
"Salah satu Ketua DPP PKS menyikapi statement Mas Kaesang yang menyatakan siap menjadi Wali kota Depok," ucap Hendrik.
"Ketua DPP ini mengatakan 'Welcome to the Jungle'. Saya jadi ketawa, seolah-olah Kota Depok ini hutan belantara," imbuhnya.
Hendrik menilai pernyataan Mardani Ali Sera ini merupakan bentuk ketakutan PKS terhadap kehadiran Kaesang di Kota Depok.
"Jangan-jangan ini bentuk ketakutan mereka dengan hadirnya Mas Kaesang di Depok sehingga anak-anak muda yang mau maju ditakut-takutin," tandasnya.
Sebelumnya, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengatakan PKS akan menyambut apabila Kaesang ingin maju sebagai bakal calon Wali Kota Depok pada Pilkada 2024.
"Jadi monggo [silakan], Mas Kaesang dan yang lain welcome to the jungle [selamat datang ke hutan]," ujar Mardani, Senin (12/6/2023).
PSI Depok Super All Out Siap Menangkan Kaesang
Pernyataan Kaesang Pengarep untuk siap maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok disambut antusias oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Wakil Ketua DPD PSI Depok, Icuk Pramana, mengaku siap untuk memenangkan Kaesang sebagai Walikota Depok 2024.
"Alhamdulilah, ikhtiar kami anak muda Depok untuk memajukan kota ini makin menjadi nyata," kata Icuk, Sabtu (10/6/2023).
Pernyataan Mas Kaesang ini, lanjut dia, membuktikan dia sosok yang tepat untuk memimpin Kota Depok.
"Keberanian Mas Kaesang keluar dari zona nyaman membuktikan dia siap menghadapi tantangan," paparnya.
Icuk menambahkan keberanian seperti ini tidak dimiliki oleh pemimpin di Kota Depok saat ini
"Tugas kami saat ini adalah menyatukan relawan, partai politik dan masyarakat Kota Depok," ungkapnya.
Icuk menegaskan PSI siap all out mendukung Mas Kaesang untuk memastikan dia terpilih sebagai walikota Depok pada 2024.
"Perjuangan ini tidak mudah. Ini kerja bersama untuk memajukan Kota Depok," tuturnya.
PSI berterima kasih kepada keluarga Presiden Joko Widodo yang sudah merestui perjuangan merubah Kota Depok ini.
"Ini sudah waktunya, hilangkan perbedaan untuk perubahan. Kita menangkan Mas Kaesang untuk Walikota Depok 2024," tandas Icuk.
Sumber : WartaKota
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dian Anditya Mutiara
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dian Anditya Mutiara


