Sebagaimana diketahui Staquf adalah orang yang telah dikutuk oleh Palestina.
Palestina lewat Kementerian Luar Negerinya mengutuk kedatangan Katib Aam PBNU Yahya Cholil Staquf ke Israel. Partisipasi Yahya dalam acara di Israel disebut sebagai pukulan kepada Palestina.
"Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Negara Palestina mengutuk partisipasi delegasi ulama Indonesia dari Nahdlatul Ulama, organisasi yang dipimpin oleh Tuan Yahya Staquf, Sekretaris Jenderal Nahdlatul Ulama, Dewan Agung, di AJC Global Forum di Yerusalem pada tanggal 10-13 Juni 2018," tulis Kemlu Palestina dalam keterangan resminya yang dikutip detikcom, Rabu (13/6/2018).
Kembali ke persoalan timnas Israel U-20, Staquf menyatakan mendukung kehadiran mereka di Indonesia.
Staquf mengatakan langkah membela Palestina jangan hanya teriak-teriak lalu tidur. Dia ingin ada solusi yang dapat menguntungkan bagi Palestina.
"Kalau menurut saya, sekarang ramai-ramai FIFA soal penolakan Israel dan lain-lain. Saya sebetulnya berharap ketika berpikir tentang Palestina, ingin membela Palestina, mereka bukan cuma teriak lalu tidur. Apa yang harus dilakukan selanjutnya itu apa? Ke mana arah dari solusi? Ini yang harus dipikirkan," tuding Staquf padahal faktanya ia sendiri bermesraan dengan PM Israel Benyamin Netanyahu dan telah dikutuk oleh pemerintah Palestina.
Foto: Yahya Cholil Staquf saat foto bersama dengan PM Israel, Benjamin Netanyahu (IST)
Sumber: detik.com


