
Fatahillah313 - Ada 79,01 persen pembaca kumparan yang mengaku setuju PPDB zonasi dibatalkan. Ini berdasarkan hasil polling kumparan yang beredar pada 8-15 Juli 2023.
Polling tersebut diisi oleh 2.539 responden. Sebanyak 79,01 persen atau 2.006 orang setuju. Sisanya, yaitu 20,99 persen atau 533 orang menilai tak setuju PPDB zonasi dibatalkan.
"Sistem ya bagus tapi terjadi banyak penyelewengan tidak fair," tulis akun Muhammad Amin, pada Kamis (13/7).
"Saya lebih setuju jalur rapor tapi yang diambil jangan hanya peringkat 1, 2, 3 saja. Kasian yang masuk 10 besar tapi enggak lolos," kata pengguna lainnya, Nur Yadi, Selasa (11/7).
Di sisi lain, ada yang merasa zonasi tak sepenuhnya buruk. Sebab, menurutnya, sistem zonasi dibuat untuk meratakan kualitas pendidikan.
Sebelumnya, sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023 melalui jalur zonasi di Kota Bogor, Jabar, bermasalah. Sekitar 300 aduan warga yang masuk terkait ini lalu ditindaklanjuti oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya.
Sejumlah modus kecurangan pun ditemukan. Salah satunya dengan pindah Kartu Keluarga (KK). Bahkan ada modus menumpang KK saudara atau orang lain yang tidak dikenal yang rumahnya dekat dengan sekolah tujuan. Imbalnya, mereka harus membayar sejumlah biaya. Hal serupa juga terjadi di Yogyakarta dan Jatim.


