![]()
Fatahillah313, Jakarta - Politikus Golkar sekaligus loyalis Anies Baswedan, Andi Sinulingga menyoroti rekam jejak Jonatan Latumahina, seorang Pengurus Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor selaku ayah dari korban kasus penganiayaan, Cristalino David Ozora (17), oleh anak pejabat di Direktorat Jenderal Pajak, Mario Dandy Satriyo (20).
Hal itu ditanggapi Andi Sinulingga melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Andi Sinulingga merasa kaget atas ucapan tak senonoh dari ayah yang jadi korban kasus penganiayaan tersebut ke loyalis Anies Baswedan, Musni Umar.
"Ya ampuuuun, beneran tuh ada orang bisa ngetwiit sekasar itu?," ujar Andi Sinulingga dikutip NewsWorthy dari akun Twitter pribadi miliknya, Sabtu (25/2).
Sementara itu, cuitan dari Andi Sinulingga seraya menanggapi komentar warganet.
"Saya pegen lihat komentar kau tentang Cuitan ini @AlissaWahid," ungkap warganet.
Diketahui, Alissa Wahid selaku Putri Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu sebelumnya mengkritisi kicauan negatif yang dilontarkan akun @HazHasibuan terhadap Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.
"Mas @aniesbaswedan, di bio twitternya, @HazHasibuan ini menulis dia relawan Anies. Sedih," ujar Alisa Wahid seperti dikutip dari akun Twitter @AlissaWahid.
"Buat semua politisi, memang tidak mungkin kita bisa menjangkau seluruh pendukung kita. Tapi adakah cara untuk melakukan pendidikan politik pada para pendukung kita, supaya tetap beradab?," sambungnya.
Kemudian, cuitan itu pun ditanggapi langsung Anies Baswedan.
"Siap, Mbak Alissa. Kita terus ingatkan semuanya di setiap kesempatan untuk jaga persatuan," ucap Anies di akun Twitter @aniesbaswedan.
Kemudian, Anies menjelaskan, bahwa perbedaan yang terjadi jangan sampai mengganggu kohesivitas.
"Perbedaan pendapat, perbedaan gagasan, jangan sampai ganggu kohesivitas. Terima kasih utk terus-menerus mengingatkan saya.#ABW," tandasnya.
Terpisah, pihak keluarga David Ozora, MR Rustam Hatalla enggan memberikan tanggapan terkait cuitan itu karena tak paham konteksnya.
“Ya tidak ada tanggapan karena saya tidak paham,” ujar Rustam Hattala saat dihubungi NewsWorthy pada Minggu (26/2/2023).
Cuitan Jonathan yang berisi ucapan tak senonoh pada loyalis Anies itu juga tidak ada kaitannya dengan kejadian penganiayaan yang menimpa David sehingga Rustam Hattala enggan menanggapinya.
“Dan tidak nyambung dengan kejadian penganiyayaan yang saat ini terjadi,” sambungnya.
Untuk diketahui, David merupakan korban penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satriyo, anak pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo yang kini telah mengundurkan diri.
Penulis/Editor: Irania Zulia
Sumber : NW.WartaEkonomi

